Pengalaman Kena Denda PLN Dan Cara Mengatasinya

Apakah anda merasa pernah mengotak ngatik segel pada meteran listrik PLN atau mungkin pernah mencoba mengganti tegangan atau daya MCB akibat meteran sering njepret/nyetek sendiri?
Jika tidak sebaiknya sesekali coba cek lagi apakah terdapat kerusakana atau mungkin cacat dimeteran anda, dan bisa anda temukan maka sesegera mungkin lakukanlah pelaporan ke kantor PLN terdekat.
Karena nanti kalau sewaktu waktu pihak PLN (pembangkit Listrik Negara) melakukan sidak anda memiliki bukti pelaporan terkait kerusakan.
karena jika tidak maka bersiap siaplah anda di akan di datangi petugas PLN yang tiba tiba mencabut listri dari rumah anda, karena di anggap sengaja melakukan perusakan terhadap segel PLN.
Seperti yang saya alami beberapa waktu yang lalu.

Pengalaman Kena Denda PLN Dan Cara Mengatasinya

Sebelumnya saya akan cerita awal mula kejadian nya.
Saya adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta, karena jauh dari rumah disini saya tinggal mengontrak koskosan.
Koskosan kami adalah kontrakan berbentuk bedengan  dengan 1 token listrik untuk 3 kamar, jadi secara nggak langsung biaya listrik dibeli secara bersama dengan sistem sokongan.
Mungkin karena kesal selalu di tagih membayar listrik tetangga saya ini meminta kawannya mengotak atik meteran agar LOS listrik.
Kejadiannya bermula diawal tahun lalu saya melihat ada salah teman tetangga kontarakan saya membawa obeng dan mencoba mengotak ngatik segel pada meteran listrik PLN. Awalnya saya kira dia Cuma membetulkan kabel yang terkelupas tapi setelah saya perhatikan lagi ternyata dia sedang mengotak ngatik kabel pada meteran, dan sempat saya tegor.
Saya : ngapain mas? Awas nanti kena denda PLN lo.
Dia : nggak tenang aja, nanti kalo ditanya bilang aja nggak tau.
Saya : terserah tapi resiko tanggu sendiri ya.

Sekitar 5 bulan berlalu dan aman aman saja, jujur saya juga sempet merasa kurang nyaman karena takut soalnya meteran ini nggak pernah minta di isi pulsa dan tetap mengalirkan listrik, sedangkan warna pada meteran nya yang semula berwarna hijau atau merah tiba tiba berubah menjadi warna kuning, dan di bagian angka yang biasanya menunjukkan sisa pulsa itu berubah tulisannya menjadi “periksa”.
Dan benar saja bulan ketuju atau keenam kalau nggak salah ada seorang petugas PLN datang dan mengambil foto meteran kami, saat itu kondisi kontrakan sedang kosong jadi tidak ada yang tau jika ada petugas PLN datang.
Tapi tetangga depan kontarakan ada yang melihat, Dia bilang tadi ada petugas PLN datang kesini terus memfoto meteran kalian beberapa kali, dikira kalian sengaja melakukan pencurian listrik.
Sontak saja hal itu membuat saya ketakutan.
akhirnya saya beranikan diri menegor  tetangga saya saya sampaikan kalau tadi kontarakan kita di datengi pihak pln dan saya suruh kembalikan meterannya seperti semula, dia juga panik, karena dia sendiri menyuruh orang untuk mengotak ngatik meterannya dan memang sempet di coba di kembalikan tapi ternyata tetap tidak bisa.

Baru 7 hari berikutnya kontarakan saya kembali didatangi oleh 3 petugas pln dan hari itu juga listrik dan meteran di kontarakan kami di cabut, tapi lebih seramnya lagi kali ini petugas pln tersebut datang dengan di dampingi juga dengan 2 orang petugas polisi, dan sukurnya saat itu nggak ada orang di rumah tapi petugas pln tersebut menitipkan surat berisi surat panggilan untuk datang ke kantor PLN.
Intinya isi Surat yang ditinggalkan petugas PLN itu berisi panggilan untuk menghadiri sidang terkait perusakan atau membuka segel.
Setelah datang ke kantor PLN, besok nya tanpa buang buang waktu langsung saya datang ke kantor PLN yang di maksud, disana di jelaskan jika kami melakukan pelanggaran P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik) akibat pelanggaran Pemakaian Tenaga Listrik milik PLN.
Dan jenis pelanggaran kami termasuk yang cukup berat, yakni masuk golongan p11.
Untuk yang mungkin belum tau apa itu P itu singkatan dari kata “pelanggaran”, dan jenis jenis Pelanggaran tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Golongan I (P I ) yaitu pelanggaran yang mempengaruh batas daya.
  2. Golongan II (P II ) yaitu  pelanggaran yang mempengaruhi pengukuran energi
  3. Golongan III (P III ) yaitu pelanggaran yang mempengaruh batas daya dan mempengaruh pengukuran energi;
  4. Golongan IV (P IV) yaitu pelanggaran yang di lakukan oleh Bukan Pelanggan.

Kami di berikan sebuah lembar hutang bernama surat piutang dan lembar denda non-taglis atau (non tagihan listrik).
Yang harus di bayarkan atau kami akan di berhentikan selamanya menjadi pelanggan pln dan tidak akan bisa lagi mengajukan pemasangan kembali seumur hidup dengan nama yang sama. Atau lebih buruk bisa di  kenakan pidana berupa hukuman penjaran dan di tambah denda karena dilaporkan melakukan tindakan pidana kasus pencurian listrik.

berapa sih denda mencuri listrik pln lihat pengaturan penghitungan dan bagaimana cara menghitung denda p2tl berikut :

Jumlah perhitungan denda yang harus di bayarkan kami waktu itu TS2 = 9 X 720
jam X Daya Tersambung X 0,85 X harga per kWh yang tertinggi pada

golongan tarif pelanggan sesuai Tarif Dasar Listrik;

Dan lebih menakutkannya lagi kami dikenakan denda sampai 8 juta awalnya kalo nggak salah, tapi setelah dimenjelaskan dengan baik dan jujur jika kami tidak tau menahu perihat perusakan dan tidak berniat menghindari penagihan, akhirnya petugas PLN berbaik hati dan mau meringankan beban denda kami mejadi 2 juta 700 ribu sekian.
Meski sudah diturunkan segitu banyak kami masih keberatan karena jujur saja kami ini Cuma anak kosan yang untuk makan saja pas pasan dan akhirnya pihak PLN memberi keringanan lagi berupa cara pembayaran denda pln dapat di cicil sampai dengan 3 kali, dengan uang muka pemasangan ulang meteran sebesar 500 ribu diawal, lalu selanjutnya setiap bulan kami harus menyetor uang 750 ribu.

Setelah biaya DP pemasangan awal 500 ribu besok nya meteran sudah kembali dipasang dengan biaya ongkos tukang untuk pmasangan 100 ribu.

Lalu setiap bulannya kami rutin membayar 750 ribu, dan tidak pernah telat dibayarkan atau sampai jatuh tempo bayar karena hukumannya bisa di cabut permanen meskipun denda sudah hampir lunas..
tapi dibalik semua itu Saya masih bersyukur benar saat itu petugas pln nya mau berbaik hati dan memberi keringan,.

Oh iya untuk yang mungkin belum tau cara membayar denda pln itu dilakukan dengan mengirimkan uang nya melalui kantor pos, setelah sebelumnya kita di beri nomer rekening milik pln dan  nantinya nomer tersebut akan menjadi alamat penyetoran uang.

28 thoughts on “Pengalaman Kena Denda PLN Dan Cara Mengatasinya”

  1. Rizal says:

    Wah kondisinya hampirt sama nih mas. Bedanya saya pemilik kontrakan dan selama diisi yang ngontrak ternyata tidak pernah diisi token listrik (prabayar) tapi listrik tetap nyala. Setelah kontrak habis saya cek KWH meter ada tulisan periksa, kalau saya malah saya yang lapor PLN karena ada tulisan periksa itu di KWH meter. Niatnya khawatir ada apa2 kelamaan malah repot dan berharap PLN punya jalan terbaik.
    Ehhhh ternyata niat baik ngelaporin kondisi meteran yang “aneh” berujung saya dikenain pasal denda PII, segala macam keterangan dan itikad baik buat laporin sendiri ke PLN tetap aja gak bisa ngurangin 1 rupiahpun denda yang berlaku. Dendanya sampe 18jt 🙁 karena dayanya 2200VA
    Ngontrakin cuma 6 bln 4 jt eh malah suruh bayar denda hampir 5x lipatnya. Mana yg ngontrak udah susah dicarinya. Ada solusi gak ya buat minimal ngurang2in dendanya ?

    1. mas kiki says:

      kalau menurut saya solusinya dateng ke pln lagi mas, terus jelasin duduk permasalahan nya dan jangan lupa berikan pembelaan diri jelaskan jika kerusakan tersebut tidak disengaja dan buktikan kalau memang di segel meteran tidak terjadi kerusakan… terakhir coba memohon keringanan…
      dan jangan lupa cek ada kerusakan atau tidak pada meterannya…
      kalau memang ada kerusakannya tersebut ya terpaksa yang ngerusak harus tanggung jawab mas, coba di tanya baik baik sama yang ngontrak…

    2. januar ismail says:

      Gan gan minta sarannya dong ???
      Saya alami telat bayar 3 bulan listrik tapi saya ga tau denda nya brapa ?
      Listrik rumah saya 900 watt …

      1. Riski says:

        kalau menurit saya untuk lebih jelasnya langsung datang saja ke kantor pln terkait gan, nanti petugas nya akan menjelaskan secara rinci tentang denda nya, tapi kalau agan merasa keberatan coba di ajak bicara dan minta keringanan, jelaskan alasan yang masuk akal supaya di permudah

  2. sam says:

    Tapi lebih bodohnya lagi,kenapa petugas hanya memberikan/memberatkan sanksi kepada kita,sudah jelas kita sudah jujur bahwa itu bukan perbuatan kita….

  3. Evy yunitha says:

    Klu saya aneh.. Token atas nama saya… Rumah saya kontrakin… Tp saya ga tau klu yg ngonyrak sdh kena denda… Kok bisa ya PLN tdk memberitahu kejadian pencurian listrik tsbt … Padahal saya sebagai pemilik rumah dan nama token…

    1. Riski says:

      mungkin pihak pln tidak tau kalau sampean pemilik kontrakan

  4. no name says:

    Mohon saran nya..
    Baru2 ini wktu bulan puasa kmaren.meteran listrik dirumah kami dicabut dngan alasan mbc cacat dan penggunaan energi yg bla..bla..bla enth itu apa.
    Yg lebih parah nya kami didenda 19.5 juta
    Sontak kami smua kaget dikarenakan kami sbagai orang rumah tdk tau menau tntg meteran drmah kami sdh dikerja atw blm.pasalnya sblm kami pindah kerumah yg sekarang ,pernah ada klrga yg mendiami nya..
    Trus saya disuruh tanda tangan surat BAP P2tl nya.ktanya cm sbagai saksi pencabutan meteran listrik saja.
    Siang nya saya langsung mengurus ke kantor pln
    Saya kagetwaktu dibilang bayar dendanya 19.5 jt
    Syok rasanya..krn kami rasa kami tidak berbuat tp kami yg kna getahnya.
    Ada orang pln menawarkan pemasangan baru meteran listrik voucer..jd karena kami tidak sanggup membayar dendanya kami mencoba cara yg disaran kan oleh orang “pln tsb.ceritanya yg didenda tsb mau dihilangkan.dn pemasangan baru atas nama org baru jg.lebih jlasnya drmh ada toko kecil2an dng kulkas es krim dan lemari pendingin minuman lg.daya listrik drmh 2200 watt.
    Tp yg aneh nya yg bikin kami takut koq hrs nyambung dlu drmh nya orang ,numpang ceritanya .sambil nungguin meteran baru vocer yg akn dipasang.,
    Yg jd masalahnya kami minta tlg ditetanga tdk ada yg mau membantu kami.ujung3nya ada rumah kosong disamping rumah kami disanalah kami mnyambung listrik nya..tp yg bikin kami takut masalahnya tnp sepengetahuan sang punya rumah tsb.kata org pln itu .katanya gpp kalau mau mmbayar hrs kita duluan yg membayar tagihan listrik perbulan nya.sehingga yg punya rumah hnya membayar beban nya sj.ceritanya dia gak tau kami nyambung listrik drmh nya..dan untuk smntara kami mmbayar pemasangan listrik baru 3.8 jt. Dan itu pun msh ada tambahan nya. Katanya.
    Yg bikin kami cemas masalah nya nyambung dittnga..kami takut kami kna masalah baru lg.
    Karna tdk enk nya artinya pencurian listrik itu.karna tnp spngtahuan sang punya rmh.kami tdk punya nomor yg punya rumah yg bisa dhubungi.apa mmg bsa bgtu.. dan bagusnya kami harus bagai mana tolong bagi yg ngrti.

    1. Riski says:

      yang pertama saran saya dateng ke kantor pln urus masalah listrik yang pertama laporkan perusakan meteran oleh penghuni lama, tanyakan atas nama siapa meteran tersebut di pasang…
      kalau bukan seharusnya tanggungan denda bukan tanggung jawab penghuni baru..
      kalau nama bersih biar meteran di cabut saya rasa masih bisa mengajukan pemasangan listrik baru…
      kalau pasang sendiri itu namanya ilegal dendanya bisa lebih parah karena dimasukan dalam pasal pencurian terhadap bukan pelanggan pln…
      walaupun yang masanh itu orang pln percaya lah nanti kalau ada masalah apa2 orang pln nya tidak akan mau tau dan tidak akan bertanggung jawab

  5. umi says:

    istrik rumah saya di loss sama pln nya sudah sekitar 6 bulan, petugasnya bilang nomer apanya gitu belum ada saya disuruh nunggu sampe dapet nomernya. itu kira2 saya didenda g ya , kalau g dinyalain listriknya

    1. Riski says:

      hati2 saran saya takutnya nanti pihak pln lupa dan malah sampean yang di salahkan dan di tuduh sengaja melakukan los listrik karena nanti saat di tanya anda nggak punya bukti apa2, sebaiknya segera lakukan laporan saja dan lebih baik lagi setiap ada pengecekan oleh orang yang mengaku dari pln itu di foto supaya ada bukti

  6. Ai khoiriah says:

    Min tdi siang ada ptugas p2tl meriksa n blh kwhnya gk jlan rusak jd byar listrik cuma bebannya aja,, tp tak dtmukan pelanggaran (gk diotakatik) katanya cuma dkasih srt pngntar pergantian kwh k pln, bkl ada denda gk y? Takut bgt soalnya,,

    1. Riski says:

      tidak sepertinya…

  7. Endar says:

    Mau tanya min.. Tadi sore petugas PLN datang periksa katanya meteran KwH nya rusak ga berputar, tapi tidak ada indikasi pelanggaran,, dan slama ini kami gak tau klo rusak meteranya itu?? Malah ada petugas pln rutin foto meteran gak bilang klo rusak… dan dikasih BAP.. Dan suruh datang ke kantor ?? kira” di kenakan denda atau gimana?? Penjelasannya min terimakasih

    1. Riski says:

      denda berlaku kalau segel meteran rusak..
      kalau tidak berdasarkan peraturan seharusnya tidak kena denda karena itu rusak bukan kesalahan dan bukan disengaja pemakai..
      tapi kalau segel rusak walaupun meteran berputar itu yang bahaya

  8. edy says:

    segel rusak, meteran berjalan normal, tagihan normal,sudah berjalan 10tahun, di suratin dengan denda 1500.000,- bingung ane mau ngadu kesiapa? yang ngrusak siapa?

  9. edy says:

    eee sorry 10500.000,-

    1. Riski says:

      segel rusak kenapa dulu gan, banding aja kalo enggak kan rusak di bongkar paksa sama rusak karena usia jelas berbeda…
      coba datangi kantor pln suruh cek catatan tagihan kalau dia nuduh sampean ngerusak segel karena disana ada catatan pembayaran

  10. edy says:

    kami sudah mencoba klarifikasi, tetapi nihil,mereka (petugas p2tl) tidak mau tau dengan berbagai alasan yang kami utarakan bahkan saya bawa bukti pembayaran rek. 3bulan terakhir jga tidak digubris, bukti hasil tes tera kWh juga tidak digubris,intinya kami melanggar (versi mereka).sampai sekarang sudah (14hari kerja ),kami pada tanggal 8 agustus 2017 sudah dikasih surat PENYELESAIAN TAGIHAN SUSULAN, yang bikin kami bingung yg dimaksud tagihan yang mana? sedang kan kami hanya dikasih print out trus dicoret coret dengan nominal Rp 10.588.933 apakah benar tagihanya seperti ini.( formnya tidak ada tanda tangan, tidak ada tembusan ,tidak ada bayar ke rek mana, jadi kami semakin tidak mengerti dengan ini semua).menurut Agan langkah apa lagi yang harus kami lakukan? mkasih atas saranya.

    1. Riski says:

      jangan mas kalau asli sepertinya ada cap dari pln…
      nggak bener kalau cuma coret2 tangan…
      saya dulu langsung disuruh dateng ke pln pusat dan disana diberi penjelasan dan kesempatan menjelaskan….
      setelah mengaku bersalah baru di beri nomer rekening pln…bayarpun langsung ke pos….
      kalau nggak ketemu solusi coba di bawa ke jalur yang lebih tinggi (misal pln pusat)…
      saya sendiri nggak maksud kalau pln denda tanpa ada alasan,,kalau memang yakin nggak salah sebaiknya coba diselesaikan kalau ngotot minta denda dan ngancam mau di putus lebih baik di putus saja…

      1. Rani says:

        menurut mas riski bagus nya kita ngimana ya.Super GALAUUU ni ;(

    2. Rani says:

      Salam kenal…Mr.Edy,bole share gak?? apakah masalah ny sudah selesai???penyelesaian akhirny ngimana??karna sampai saat ini punya kita blom selesai alias dipaksa bayar 18 jt dengan DP 5jt,apakah kamu juga ada dimintai DP??

      Trims

      1. edy says:

        yaa …@Rani.. smpai skarang masalah belum selesai kami tunggu dari pln surat berikutnya. kami sepeserpunnn ogahhh bayarrr. karena saya merasa nggak pernah rusak segel dan meteran kami juga normal jalanya. dibawa santai saja.

        1. Rani says:

          nanya lagi ni mas Edy..jadi listrik anda sampai sekarang sudah dipasang meteran barukah???kalo kita biarin ja biaya tagihan dendanya ntah bakal dimasukin ketagihan berikutnya gak ya???
          Mohon diinfo ya mas kalo punya kamu udah selesai.pengen tau ni akhir penyelesaian nya ngimana.soalny kita juga uda 3x ke pln ajukan keberatan tapi tetap tidak diterima,cuma jadi takut ja ntar datang lagi orang pln datang-datang maen putus ja.soalny punya kita si sudah dipasang baru lagi.an beberapa hari yang lalu ada orang pln datang kerumah lagi,tapi tidak kita layani.hmmm..jadi sehari-hari nya ketakutan ni didatangi pln.

  11. Rani says:

    Sama ni Agan2 crita ku seperti yg diatas… Kalau dirmh saya ditemukan segel rusak dan piringan jalan lambat ,hanya dengan alasan itu saya didenda 18jt(PII) ngimana ya ngatasi nya.bener-bener galau ni,sampai hari ini sudah 4hari blom bisa selesai juga masalah ni.sudah nego tetap minta dibayar 18jt dgn Dp 5jt,sisa nyicil,apa iya gan sesuai aturan ada pembayaran dp dl??kalo kita ngotot ga bayar apa ada sanksi hukuman penjara ga ya? Ato bisakah kita biarkan saja diputus dan kemudian kita mohon pemasangan baru ja atas nama org laen.karna rekening yg sekaranf juga bukan atas nama saya sendiri ,itu adalah nama pemilik yang sebelumnya,bisakah permohonan barunya atas nama saya ato org laen,mohon petunjuk ny gan,sungguh kejam kalo dipaksa bayar dengan jumlah segitu :(, Trims

  12. edy says:

    Terima kasih Mas Ris,atas saran nya tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari PLN,jadi bingung juga kami,ini maksudnya apa? ntar jangan2 main putus listrik. kita meski hati2 sekarang kalau ada team yang datang kerumah, takut oknum.kejadian nya tanggal 2 Agustus 2017 hari selanjutnya kami sudah datang 3x untuk klarifikasi,tetapi tetap nihil belum ada keputusan sampai tanggal sekarang 16 Agustus 2017. Semoga ada titik terang ya Allohhhhh.

  13. Yoga says:

    Barusan sy juga kejadian. Ceritanya sya penghuni baru di rumah ini bulan april 2017 baru nempatin rumah ini hari ini ada orng p2tl mau ngecek meteran dan di temukan putaran kwh lambat/kadang cepet kadang lambat. Senin di suruh ke pln cikokol untuk uji lab. Sya juga ngmg tadi bahwa sya penghuni baru disini terus petugas tanya penghuni keberapa ke3/4 jawab ane tadi. Seumpama kena denda dengan ngmg sy penghuni baru gimana ya? Bisa gak sih? Apess bener nih sya

  14. Baddick says:

    Ikut cerita ah , siapa tau ada yg bisa kasih solusi , ceritanya 3hari lalu pada siang hari saya pulang ke rumah untuk istrirahat , tiba di rumah ternyata sudah ada petugas pln , adik saya dan bapak saya , tadinya mau cuek bebek saja saya mau langsung masuk ke rumah , tp pas sekilas denger penjelasan petugas pln bahwa meteran listrik nya bermasalah ( arus masuk langsung menuju instalasi tanpa arus keluar menuju meteran ) , sayapun menyimak penjelasan petugas tsb dan petugas menyerahkan berita acara yg minta di tandatangani ortu, adik dan saya sebagai saksi . merasa ada yg tdk beres , saya baca dulu berita acara tsb , kaget ternyata berita acara tsb berisi pernyataan bahwa ortu saya menyatakan mengakui melakukan pelanggaran listrik , terjadi debatlah dengan petugas tsb bahwa kita tidak mau tanda tangan karena merasa tidak pernah mengotak atik meteran tsb yg dimana menurut pemeriksaan petugas tsb terjadi pelanggaran , akhirnya petugas tsb mempersilahkan untuk kita datang langsung ke kantor pln terdekat , tanpa menunggu lagi kita langsung menuju pln terdekat , disana kita di terima oleh admin dan spv dari petugas pln tsb , disana kita makin kaget saja karena kita disodorkan tagihan 11jt atas temuan pelanggaran tsb . terjadi lagi debat cukup sengit yg dimana argument kami tetap bahwa kami tidak pernah mengotak atik meteran tsb , jikalau memang ada yg tidak beres dengan meteran tsb ya kami minta untuk di perbaiki , dengan enteng nya pihak pln mengatakan kami harus membayar dulu baru di betulkan . untung kita bisa menahan emosi karen sadar bahwa yg kita hadapi hanya petugas biasa, lalu saya minta ketemu dengan manager / yg berwenang di pln tsb , klasik dikatakan managernya tidak ada di tempat , yo wis akhir kata kita menyimpan nomor hp kita dan meminta untuk menghubungi kita jika managernya sudah kita bisa temui , 2 hari kemudian ada petugas pln yang telpon bahwa managernya masih meeting belum bisa ditemui dan akan di kabari kembali jika sudah bisa ditemui , namun sampai saat ini blm ada yg menghubungi kembali ,. Yg jadi pertanyaan saya kenapa tiba2 ditemukan pelanggaran meteran yg selama ini hanya petugas pln yg menyentuh meteran itu ? Apakah petugas pln sebelumnya yg melakukan mal praktek saat menangani meteran kami ? dan jika ditemukan pelanggaran kenapa tidak langsung diperbaiki sudah tau ada yg salah ko malah di biarkan ? Malah harus kita bayar dulu atas denda yg ga masuk diakal ya ? Jikapun denda tsb harus kita bayar kenapa tidak bisa muncul detail tagihan tanpa bisa di rinci dengan alasan sistem dari pusat ? Kenapa manager seolah olah menghindar untuk menemui kita ? Masih banyak sebetunya pertanyaannya hehe , ada yg bisa bantu jawab ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *