Ulasan bagaimana budidaya wortel dan cara tanam

 

usaha menanam wortel

Apakah anda sering membuat sayur bening? Nah salah satu bahan untuk membuat sayur bening adalah wortel
Dan pada kesempatan kali ini berwirausaha.net ingin membagikan tentang info peluang bisnis budidaya wortel.

Wortel merupakan tanaman sayuran yang biasa dijadikan bahan masakan, memiliki ciri ciri berwarna kunging, memiliki rasa yang guih dan sedkit manis.

Wortel juga sudah lama dikenal memiliki vitamin a yang cukup tinggi, saking terkenalnya bahkan sampai dianggap bisa mengurangi sakit mata atau mata mines.  Selain vitamin a, wortel juga banyak mengandung vitamin b dan c.
Wortel sangat cocok jika di tanam di daerah dataran tinggi seperti di kaki gunung dan dataran tinggi lain yang memiliki ketinggian diataws 1000mdpl.
Meskipun begitu sebenarnya wortel masih bisa di budidaya pada lahan apa saja asal memliki tanah yang gembur dan berhumus.
Wortel saat ini memiliki harga yang terbilang cukup stabil di pasaran, sehingga sangat cocok djadikan usaha.


Cara Budidaya Wortel

1. Persiapan lahan.
Jika hendak menanam wortel sebaiknya anda mempersiapkan lahan yang embur dengan cara di bajak atau di cangkul dengan kedalaman sekitar 40an cm meter, kerena jika wortel ditanam di lahan yang keras bisa menghambat pertumbuhan umbinya. Beri pupuk tanah dengan pupuk kompos jika untuk memaksimalkan prtumbuhan.
Sebaiknya tanah yang akan dijadikan media tanam dibuat gundukan berlarik agar tidak terendam air saat hujan dan busuk.

2. Pemiliham benih
Pilihlah bibit wortel yang memiliki kwalitas unggul berasal dari indukan yang unggul.  Atau anda bisa langsung membeli bibit wortel dari penjual bibit tanaman. Adan bisa berkonsultasi untuk mendapatkan jenis wortel yang sesuai dengan keadaan lahan anda.

3. Proses tanam.
Benih wortel berasal dari biji berbentuk kecil dan berserabut sehingga sering menempel satu sama lain, untuk mencegah benih menempel satu sama lain anda dapat menggosoknya atau mencampur dengan abu.
Proses penanaman dilakukan dengan menaburkan bibit kedalam tanah yang disediakan kemudian ditutup. Wortel biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk tumbuh, pastikan pengarian pada tanaman anda cukup.

4. Pemupukan
Pupuk biasanya diberikan setelah wortel berumur kurang lebih satu bulan. Bisa menggunakan pupuk organik atau pupuk buatan.
Untuk hama dan penyakit yang biasanya menjadi hama adalah tikus dan ulat tanah, atau juga kutu daun, maka pastikan kebersihan area penanaman .
Untuk penyakit bisa bercak daun atau wortel cebol, untuk penanganannya adna bisa langsung datang ek toko obat dan meminta obat yang sesuai dengan penyakit yang menyerang tanaman wortel anda.

5. Proses panen
Wortel sudah mulai bisa dipanen saat memasuki usia 3 bulan terhitung dari waktu tanam. Perlu diperhatikan wortlel tidak boleh dipanen terlalu tua karena wortel akan mengeras dan tidak dapat dikonsumsi.
Proses panen dilakukan dengan cara mencabut wortel dari tanah, kemudian di bersihkan dari tanah yang menempel dan daunnya di hilangkan.

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.