Apakah Hosting dewaweb jelak? Ini pengalaman pribadi saya

Apakah Hosting dewaweb jelak?

apakah dewaweb jelek

Sebelum menceritakan tentang pengalaman menggunakan hosting mungkin lebih baik saya ceritakan awal perjalanan saya ngeblog.

Awal mendirikan blog sampai akhirnya kefikiran untuk pindahan dari blogger ke wordpress.
Awal mulanya saya memulai membuat website adalah sekitar 3 tahun yang lalu, saat itu ide website pertama yang saya buat adalah tentang tutorial blog, ya walaupun jujur pada saat itu saya masih terbilang baru didunia blogging apalagi seo, bagi saya seo dan optimasi seperti masih abu-abu bagi nalar saya.

tapi ya itulah saya yakin kebanyakan teman teman blogger pemula pasti awalnya juga membuat website ingin membahas tentang tutorial blog kan..?

singkat cerita karena tidak ada modal, blog pertama yang saya buat itu saya bangun menggunakan modal internet dan hosting gratisan yaitu dengan memanfaatkan fitur blogspot.
Karena yang saat itu saya fikirkan menggunakan blogspot tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli domain dan tidak pusing memikirkan menyewa hosting (wajar kantong mahasiswa).

Memutuskan pindahan (migrasi) dari blogspot ke WordPress.org

Setelah hampir satu tahun berlalu saya merasa situs saya tentang tutorial itu tidak mengalami perkembangan, dan ujung terburuknya adalah pada saat adsense pertama saya ke bann gara gara klik tak valid, akhirnya saya memutuskan untuk membuat website baru dengan memberanikan diri membeli domain di rumahweb, nama domain yang saya pakai di situs yang sedang anda baca saat ini.

6 bulan selanjutnya blog berjalan tanpa penghasilan saya merasa bosan menggunakan blogger saya merasa tidak mengalami perkebangan, karena satu satunya yang saya bisa Cuma mengedit template.

Sampai suatu hari nggak sengaja membaca tulisan mas sugeng yang membahas tentang wordpress saat itu saya jadi memiliki keinginan untuk pindahan ke wordpress.

alasan paling kuat yang mendiorong keinginan saua saat itu adalah karena saya melihat hampir semua situs-situs besar dibuat menggunakan wordpress. Akhirnya saya memutuskan akan memindahkan blog saya ini yang pengunjungnya padahal sehari belum ada 1000 visitor. Dan masih tanpa penghasilan. Tapi tekat saya sudah bulat.

Buta wordpress belajar di lokal host

Jujur saat itu saya masih ragu ragu apakah jadi atau tidak pindahan hosting karena jujur saja selama ini saya Cuma bisa menggunakan blogspot. Dan sama sekali buta dan tidak tau bagaimana menggunakan wordpress, sempat sih saya mencobanya dengan menginstal WP di localhost tapi ya tetap saja saya masih bingung dan merasa kurang sesuai.

Tapi karena sudah niat selama tiga hari saya habiskan waktu untuk mempelajari wordpress, mulai dari mengistall, mengotak ngatik tema, membuat navigasi dan mengubah pengaturan permalink. Hari ketiga baru saya memantapkan pilihan untuk pindahan ke selfhost.

mulailah mencari cari arikel tentang hosting.

Sudah mantap memikirkan matang matang keinginan untuk pindah saya mulai mencari cari artikel tentang hosting, jujur sulit mencari hosting yang sesuai dengan keinginan saya yang ingin nya murah tapi kwalitasnya tidak murahan.

 

tertarik dengan VPS tapi tidak jadi pilih VPS

Awalnya saya tertarik untuk membeli VPS atau (virtual privat server) atau mungkin lebih mudah dipahami dengan istilah server pribadi sendiri sayangnya untuk VPS yang bagus menurut saya Cuma yang berasal dari luar negeri.

Dan kendalanya paling fatal yang akhirnya meruntuhkan niat saya menggunakan VPS selain karena harga sewanya yang selangit, adalah saat penginstalan wordpress kita tidak melihat menu menu seperti yang kita biasa lakukan tetapi dengan mengguanakan koding dan terminal, alamak sudah positif langsung gugur niat saya menyewa VPS.

Selanjutnya memilih shared hosting

Karena vps tidak jadi Saya mulai mencari dengan membandingkan satu persatu penyedia shared hosting yang ada di luar negeri dan dari dalam negeri, sempat dilema juga sih terutama karena pertimbangan pertimbangan seperti, hosting Luar negeri atau dalam negeri.

Pengen menyewa hosting dari luar negeri tapi kendalanya banyak.

Beberapa kendala yang saya temui saat hendak menyewa hosing dari luar negeri adalah:

  1. Kalau menyewa di hosting luar negeri sudah pasti harga sewanya jauh lebih mahal, tapi wajar si karena kwalitasnya sudah terjamin.
  2. Saat terjadi kendala dengan website kita, atau kita menemui masalah saat pindahan kita harus bertanya dengan admin costumer servicenya menggunakan bahasa inggris. (jujur saya nggak pinter bahasa inggris).
  3. Dan yang terkahir adalah karena pembayaran, seperti yang kita tau satu satunya pembayaran yang di terima diluar negeri jika diterima dari indonesia adalah menggunakan paypal sedangkan paypal saya tidak ada saldonya (alias nol).

Berdasar pertimbangan diatas akhirnya saya menjatuhkan piliah ke hosting dalam negeri.

Akhirnya Memilih hosting didalam negeri

Setelah memutuskan pilihan untuk menggunakan produk dalam negeri saya kembali lagi pusing karena harus memilih hosting apa yang akan saya gunakan, diindonesia memang banyak hosting murah tapi ya itu saat di cari di google dan forum forum biasanya hosting murah banyak kendalanya mulai dari seringnya server down, suport tiket yang susah, dan banyak lagi permasalahan lainnya.

Setelah membaca postingan dari center klik dan ternyata mas ganny menggunakan hosting dalam negeri lalu saya cari cari artikel tentang hosting apa yang digunakan mas gani, setelah menjelajahi artikel satu persatu akhirnya saya menemukan jawabannya di komentar, ternyata mas gani menggunakan hosting di dewaweb. dari sanalah saya mla tau dewaweb.

Cari tau soal dewaweb

Dapat informasi tentu tidak bisa ditelan mentah-mentah akhirnya sebab tidak ingin kecewa karena membeli kucing dalam karung saya mencari artikel tentang dewaweb ini, dan dari penelusuran saya ini saya tidak menemukan kekurangan di dewaweb, mungkin satu satunya kekurangan nya adalah harganya sedikit lebih mahal dibandingkan hosting dalam negeri lainnya.
Tetapi karena belum mendapat informasi yang saya harapkan akhirnya saya langsung mengunjungi situs resminya dewaweb berharap disana mendapat informasi yang saya harapkan.

Hal pertama yang saya cari tau adalah kenapa harga hosting di dewaweb lebih mahal daripada hosting di tempat lainnya.

Nah jawaban yang saya dapatkan ini akhirnya membulatkan tekat saya untuk memilih dewaweb, apa saja jawabaan yang saya dapat?

Berikut ini:

  • Dapat domain gratis dan berlaku perpanjang seumur hidup selama kita membeli hosting di dewaweb
  • gratis biaya transfer dman dari penyedia lama.
  • Dewaweb itu bukan shared hosting melainkan cloud hosting. (ini yang terpenting)
  • menjanjikan bantuan migrasi 24jam
  • serta yang paling menarik adalah diberi bantuan penginstalan wordpress gratis untuk yang mau pindahan.

Apasih perbedaan shared hosting dan cloud hosting?

Saya tidak akan menjelaskan karena nanti malah akan sulit di pahami.

silahkan lihat sendiri video dari dewaweb dibawah ini saja biar langsung mudeng.

Memantapkan diri membeli hosting di dewaweb

Setelah saya perhatikan baik baik video dari dewaweb diatas saya akhirnya yakin dan menjatuhkan pilihan di dewaweb.
Paket yang saya beli adalah cloud personal dengan paket hunter, karena pertimbangan sebagai berikut:

Bingun pilih server mana Indonesia, US atau Singapur

sudah memutuskan menggunakan hosting tapi saya tidak tau kalau ternayta lokasi server itu berbeda beda ada tidga pilihannya biasanya yaitu US, singapur atau indonesia.

setelah cari sana sini akhirnya tau kalau lokasi pengunjung kita adalah cara menentukan server yang terbaik. misalnya situs kita berbahasa indonesia yang pengunjungnya hampir 90% berasal dari indonesia maka gunakan lah server indonesia (IXX), karena nantinya akan lebih cepat jika di akses oleh pengunjung  yang berasal dari indonesia.

Rangkuman Review Singkat Performa dewaweb

kelebihan dan kekurangan dewaweb berdasarkan pemakaian selama beberapa bulan ini

Kelebihan: Kekurangan:
jarang terjadi down (tidak pernah selama beberapa bulan ini saya gunakan) harga sedikit lebih mahal paket termurahnya adalah scout dengan harga 15 rb/bln
Suport Tiket dan pelayanan saat kita bertanya sangat cepat tampilan menu client areanya menurut saya masih kurang, karena kita masih login bisa login ulang
ada bantuan migrasi (gratis) bagi yang membutuhkan jarang ada diskon besar potongan hosting
pembayaran bisa transfer bisa menggunakan bank lokal menu dns management di client area nya kurang fleksibel dan terkesan sedikit sekali kebebasan untuk mengaturnya
layanan pelanggan 24 jam harga domainnya sama saja dengan penyedia lain
Up Time (server tidak down) sampai 99%
bandwidth Unlimited
gratis biaya transfer domain
unlimited email user
Gratis domain selama perpanjang hosting

 

Catatan : tabel diatas itu menurut pengalaman saya pribadi kalau ada yang mungkin terlewat bisa disarankan di kolom komentar nanti saya tambahkan.

kesimpulan

apakah dewaweb bagus?

menurut saya dewaweb patut menjadi pertimbangan karena banyak blogger besar yang juga menggunakan jasa dewaweb sebagai penyedia hostingnya.

nah mungkin cuma itu saja sih yang bisa saya review tentang rumah web, kalau anda tertarik menggunakan dewaweb bisa langsung  daftar melauli link ini dewaweb.com

sekian dulu tulisan kali ini semoga bermanfaat.

12 Comments

  1. Angga
      • Angga
        • Rafa
  2. Satria
      • Satria

Reply