Beli handphone, untuk berbagi ilmu kepada sesama di bulan ramadhan

marhaban ya ramadhan, adzan panggilan terawih malam kedua dibulan ramadhan ini sama dengan malam puasa tahun sebelumnya, sama sedihnya, karena harus jauh dari keluarga..

ya resiko sebagai anak kuliahan perantauan yang tinggal jauh dari orang tua memang harus seperti ini. harus rindu,..
dan harus rela agak getir membuka beranda facebook di komputer dan menyaksikan teman teman lainnya membagikan foto kebersamaan mereka berbuka puasa bersama dengan keluarga..
aku?

jangankan berbuka puasa bersama keluarga mau telphone ibu saja handphone ku mati-mati melulu karena maklum, hp sudah agak renta..

Oh iya Aku siapa?

sebelumnya bercerita lebih jauh mungkin aku akan sedikit memperkenalkan diriku kepada teman-teman dahulu, nama ku riski, aku adalah anak satu-satunya dari keluargaku yang beruntung karena diberi kesempatan untuk merasakan nikmatnya mengenyam pendidikan di bangku “kuliah”.

Saudaraku yang lain tidak melanjutkan pendidikan..
Kalau di tanya kenapa?

mungkin karena agar tidak merepotkan orang tua, karena mereka sadar sepenuhnya dengan keadaan kami yang “apa adanya”.

Meskipun berfikir sama tapi aku berperinsip berbeda dengan saudara saudara ku, meski tinggal dan besar di kampung aku memang bukan anak bodoh dan gaptek teknologi. Dari sini aku sadar sepenuhnya pendidikan adalah salah satu kunci untuk bisa mengubah kehidupan ku dan keluargaku menjadi lebih baik di masa yang akan datang, makanya aku memutuskan melanjutkan pendidikanku ke bangku perguruan tinggi.

Bagaimana aku menemukan passion ku?

Dulu 3 tahun yang lalu masa awal awal kuliah, Kegemaranku membaca artikel berbau teknologi diinternet memberiku dua manfaat yang benar benar terasa dalam beberapa tahun belakangan ini;

  • yang pertama kegemaranku membawaku masuk ke jurusan Teknik Informatika.
  • Yang kedua kegemaran ku juga menjadikan ku mengenal tentang blog.

Aku tertarik dan langsung jatuh cinta dengan blog, karena sudah sejak lama blog dikenal sebagai tempat untuk menyalurkan hobby menulis anak-anak sepertiku, selain itu bagi yang beruntung kita juga bisa mendapatkan penghasilan dari google adsense dengan memonentise blog kita..

Sejak itu sudah 2 tahun waktu kuhabiskan untuk membuat beberapa blog untuk mempelajari tentang dunia blogging..

Harapan yang belum tercapai.

Sayangnya untuk mendapatkan penghasilan aku belum bisa sampai ke tahap itu. Entah kenapa lamaran ku ke google adsense selalu di tolak dengan berbagai macam alasan, mulai dari yang tulisan diblog ini tidak sesuai kebijakan, artikel tidak memadai dan lain sebagainya.

Sampai pada suatu ketika salah satu lamaranku di terima google adsense dan website yang lain resmi menampilkan iklan dari google, sayang hal ini tidak bertahan lama belum sampai mendapat gaji pertamaku akun google adsense ku sudah ditanggugkan karena google mendeteksi ada seseorang yang dengan sengaja mengklik iklanku berkali kali sehingga di banned oleh google.

(Dalam hati Baiklah mungkin ini belum rezekiku…)

Mulai saat itu aku terus mendaftarkan ulang blog tetapi selalu berakhir dengan jawaban yang sama, “situs anda kurang memadai”. Sampai Hampir putus asa rasanya!

Lelah terus menerima penolakan, aku hampir menyerah dengan passion ku ini, (dalam hati) mungkin jalanku bukan disini. Nah saat itu tanpa sengaja, ketika sedang berselancar dengan komputer ku mencari materi tugas, aku menemukan sebuah artikel yang menarik perhatianku..

Tergiur dengan hadiah yang di tawarkan akhirnya aku mengikuti sebuah lomba yang di tawarkan oleh sebuah portal berita ternama, portal berita tersebut bekerja sama dengan pihak OJK (otoritas jasa keuangan). Saat itu juga aku memutuskan untuk mengikuti perlombaan dan mengirimkan persyaratan pendaftaran.

Pertama kalinya mendapat penghasilan dari blog.

Sebulan lebih berlalu, aku sampai sudah lupa kalau pernah mengikuti sebuah lomba tiba tiba aku mendapatkan email bahwa aku terpilih menjadi salah satu pemeng, didalam email di cantumkan bahwa:

…selamat bapak riski anda menjadi juara ke 2 lomba blog ….”
“…hadiah marchendise sudah kami kirimkan kealamat anda, sedangkan hadiah uang akan kami transfer ke rekening anda, silahkan kirimkan nomer rekening anda…bla…bla…bla”

Itulah untuk pertama kalinya megang banyak uang dan itu hasil dari hobby ku, rasanya sangat menyenangkan.

Bersemangat dan juga berdebar-debar aku saat melihat isi rekeningku..Baru pertama kalinya dalam hidup ini aku melihat uang sebanyak itu di rekeningku, padahal biasanya saldoku hanya tersisa saldo pengendapan… hehehe

Sejak saat itu uang itu aku tabung untuk keperluan kuliah, sedangkan sisannya masih ada.

Baru di pertengahan bulan ini aku putuskan untuk menggunakan sebagian uang itu untuk membeli hp baru karena sadar hobby ku menulis tidak bisa maksimal hanya dengan mengandalkan hp jadulku. Terutama saat aku harus berhenti di pinggir jalan untuk berbincang bincang dengan penjual makanan yang aku temui di pinggir jalan, Sedangkan informasi yang kutulis di website ini semuanya mengandalakan rekaman hasil tanya jawab yang diberikan para pedagang tesebut.

Jadi aku membeli hp baru secara online, hp baru tentu akan memudahkan ku merekam wawancara ku dengan nara sumber.

Kenapa belanja online? Apa tidak takut ditipu?

Sebenarnya aku sendiri sudah beberapa kali berbelanja online dan untuk keperuan-keperluan kuliahku contohnya membeli komponen second untuk komputer ku, tas, sepatu dan lain-lain kebanyakan aku beli di online store di indonesia.

Cara ku berbagi bukan dalam bentuk uang atau barang, karena jelas aku sendiri juga belum ada materi apalagi uang untuk dibagikan..
Lalu apa yang saya bagikan? Jawabannya bisa dengan mudah di temukan pada foto dibawah ini, ini adalah foto yang saya ambil dari bagian halaman about us, berwirausaha:

about us

cuplikan halaman abouut us

 

Apa yang saya bagikan di bulan ramadan Cuma itu? Cuma informasi?

Ya sejauh ini Cuma itu yang bisa aku berikan dan kontribusikan untuk keluarga, teman teman, dan orang orang siapa saja yang membaca tulisan ku.

Kenapa aku berikir untuk membagikan informasi dan tips usaha di situs ini?

harapan terbesar ku dari yang kulakukan saat ini, aku bisa terus berbagi kepada sesama setiap hari walaupun hanya berbagi informasi terutama yang berkaitan dengan pekerjaan.

Dari jutaan orang yang membaca setiap bulannya, aku yakin ada satu atau dua orang dari mereka yang mungkin terispirasi, atau mungkin terdorong untuk membuka usaha lalu orang itu memberikan manfaat untuk keluarganya sendiri, orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Itulah Goal utama nya

Itu adalah cita-cita terbesar ku.

Sebagai penutup aku akan membocorkan sedikit apa yang saat ini ada dibayangan ku:

“aku membayangkan kalau sekarang aku bisa menulis artikel 2 kali saja dalam seminggu. kelak ketika aku berada diusia 50 tahunan. Sudah berapa banyak tulisan ku yang bisa dibaca orang, dan aku bertanya tanya dalam hati, kira-kira seberapa besar ya dampak positif yang bisa ditimpulkan dari tulisan ku ini..”

– Riski

Reply