Usaha Bubur Ayam Dan Cara Pembuatannya

Usaha Bubur Ayam Dan Cara Pembuatannya

Bubur ayam adalah hidangan khas Indonesia yang terbuat dari bubur atau nasi yang dimasak dengan kuah kaldu ayam, biasanya disajikan dengan potongan daging ayam, irisan daun bawang, bawang goreng, kecap manis, sambal, dan kerupuk sebagai tambahan. Hidangan ini seringkali disajikan sebagai sarapan atau makanan ringan di Indonesia. Bubur ayam memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang gurih, membuatnya menjadi hidangan yang populer dan disukai oleh banyak orang.

Peluang Usaha Kuliner Bubur Ayam

Saya yakin Mungkin anda sudah tidak asing lagi saat mendengar kata bubur ayam.

Untuk yang belum tau apa itu bubur ayam?

Bubur ayam merupakan salah satu jenis makanan yang berbahan dasar nasi yang dibuat menjadi bubur dan kuah dengan cita rasa ayam. Bubur ayam juga merupakan salah satu makanan yang banyak diminati masyarakat khususnya di pagi hari. 

Makanan ini juga biasanya dikonsumsi oleh seseorang yang sedang jatuh sakit atau dalam masa pemulihan tetapi belum diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan tertentu.

Kenapa bisnis ini masih layak untuk dikerjakan?
Salah satu alasannya karena bubur ayam lebih praktis dan mudah di buat serta harganya yang lumayan murah sehingga terjangkau untuk semua kalangan. Dan yang paling penting  Minat beli masyarakat akan bubur ayam masih sangat besar, terbukti dari setiap kita membeli bubur ayam pasti harus mengantri, karena penjualnya sedang sibuk melayani pembeli lain.

Dimana usaha ini sebaiknya dijalankan?
Sebenarnya untuk tempat usaha jualan bubur ayam ini sangat cocok ditempatkan di daerah yang banyak orang beraktifitas pada pagi hari, misalkan lingkungan sekolah, rumah sakit, pasar dan tempat tempat keramaian lainnya.

Cara Membuat Bubur Ayam

Bahan Utama :

  • beras
  • kaldu ayam dari rebusan ayam, diangkat ayamnya disuwir-suwir
  • bawang putih, dicincang halus
  • garam

Pelengkap :

  • Sambal (anda bisa kreasikan sendiri jenis sambalnya)
  • ayam suwir (hasil perebusan kuah/kaldu)
  • cakwe, diiris-iris
  • telur pitan, dipotong-potong
  • bawang goreng
  • pangsit, dipotong kotak 1 cm, digoreng
  • seledri, diiris halus
  • daun bawang, diiris halus

Proses Pembuat Bubur Ayam :

  1. Rebus beras dalam kaldu ayam bersama bawang putih sampai mendidih, lalu tambahkan garam dan merica. Masak sambil diaduk-aduk sampai matang dan kental. Angkat.
  2. Sajikan bubur bersama suwiran ayam, cakwe, telur pitan, pangsit,  seledri, daun bawang, bawang goreng, dan sambal (terpisah).

Tips Memulai Usaha Jualan Bubur Ayam

1. Pilih Lokasi Yang Strategis
lokasi menetukan penentu laris tidaknya usaha dagang bubur ayam yang anda keluti nantinya, apalagi makanan sejenis bubur ayam ini memang diperuntukan untuk daerah yang ramai dengan aktifitas.

2. Promosikan Dengan Baik
Promosikan usaha bubur ayam anda, anda bisa menggunakan spandukatau banner. Amda juga bisa memanfaatkan media sosial yang ada untuk mengundang teman dan kerabat anda mencicipi agar lebih cepat tersebar.

3. Harga
Bubur ayam merupakan makanan yang termasuk murah dan menjangkau semua kalangan, sehingga jangan mengambil keuntungan terlalu besar dengan membandrol harga terlalu tinggi karena keuntungan sedikti lebih baik asal dagangan laris ketimbang dagangan sepi karena mengejar untung.

Mungkin hanya itu yang bisa berwirausaha.net bagikan kali ini tentang peluang bisnis jualan bubur ayam yang masih menjanjikan ini, semoga bermanfaat untuk anda dan sukses selalu dengan usaha anda.

Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuka Usaha Bubur Ayam

Usaha jualan bubur ayam bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk memulai usaha jualan bubur ayam:

  1. Riset Pasar: Lakukan riset pasar untuk memahami potensi pasar, persaingan, dan preferensi konsumen di lokasi Anda. Pelajari juga kebiasaan makan dan pola konsumsi masyarakat setempat.
  2. Perencanaan Menu: Buatlah menu yang menarik dan beragam, termasuk variasi topping dan pilihan tambahan seperti telur rebus, kerupuk, atau ayam goreng. Pastikan untuk menyesuaikan dengan selera pasar target Anda.
  3. Supplier: Temukan pemasok bahan baku berkualitas dengan harga yang bersaing. Pastikan bahan-bahan yang Anda gunakan segar dan berkualitas untuk menjaga kualitas produk Anda.
  4. Lokasi Usaha: Pilih lokasi strategis untuk usaha Anda, seperti di dekat perkantoran, sekolah, atau pusat perbelanjaan. Pastikan mudah diakses oleh pelanggan potensial.
  5. Perizinan dan Peraturan: Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan perizinan dan regulasi yang berlaku untuk usaha makanan dan minuman di daerah Anda. Hal ini termasuk izin usaha, izin kesehatan, dan peraturan keamanan pangan.
  6. Promosi dan Pemasaran: Gunakan berbagai strategi pemasaran seperti media sosial, promosi lokal, atau kolaborasi dengan acara komunitas untuk memperkenalkan produk Anda kepada calon pelanggan. Berikan juga layanan pengantaran atau diskon untuk menarik pelanggan baru.
  7. Kualitas dan Pelayanan: Pastikan kualitas bubur ayam Anda konsisten dan pelayanan kepada pelanggan ramah dan profesional. Kepuasan pelanggan adalah kunci untuk membangun reputasi yang baik dan mendapatkan pelanggan setia.
  8. Evaluasi dan Perbaikan: Selalu pantau kinerja usaha Anda dan terbuka terhadap umpan balik pelanggan. Lakukan evaluasi secara berkala dan perbaiki produk atau layanan Anda sesuai dengan kebutuhan pasar.

Dengan perencanaan yang matang dan dedikasi yang kuat, usaha jualan bubur ayam Anda memiliki potensi untuk sukses dan berkembang.


 

1 comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.