yuk memulai Usaha budidaya Jahe Yang Menguntungkan

Selamat datang di berwirausaha.net pengunjung yang terhormat, pada kesempatan kali ini berwirausaha.net ingin mengajak anda mengulas peluang usaha Peluang Usaha Budidaya Jahe.
Selamat membaca!

Peluang Usaha Tani Jahe Yang Menguntungkan

Jahe merupakan tumbuhan yang sudah sejak lama di manfaatkan sebagai bahan obat obatan karena tumbuhan ini dipercaya memiliki khasiat yang sangat baik untuk farmantasi dan pengobatan.
Jahe sebenarnya adalah tanaman banyak di temukan di indonesia tanaman
ini masuk kedalam kategori temu-temuan. Tanaman ini banyak dimanfaatkan
sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Jahe cenderung memliki rasa yang
pedas  dan memiliki aroma yang menyegarkan. Rasa pedas pada jahe sendiri
disebabkan oleh senyawa keton yang terdapat pada jahe yang bernama
zingeron.

Manfaat Jahe bagi Tubuh Manusia :

Jahe merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak sekali manfaat, diantaranya adalah :

  • Membantu Menghangatkan Badan dan menyembuhkan masuk angin.
  • Bisa dimanfaatkan untuk kosmetik dan kecantikan
  • Melancarkan Pencernaan.
  • Meringankan penyakit rematik/reumatik.
  • Membantu menyembuhkan penyakit batuk.
  • Bisa membantu proses diet.
  • Membantu menurunkan Kadar Kolesterol dalam Darah
  • Bisa membantu menghilangkan bekas luka dan Jerawat.
  • Mengobati Sakit Kepala.
  • Masih banyak lagi.

Fungsi Lain Jahe : 

Jahe biasa diolah menjadi minuman yang terkenal yaitu “wedang jahe”, bisa juga diolah menjadi permen jahe, selain itu jahe juga biasa
dimanfaatkan masyarakat sebagai bumbu berbagai aneka masakan.
Peluang Usaha Tani Jahe Yang Menguntungkan


Jenis Jenis Jahe :

  1. Jahe putih/kuning.
  2. jahe sunti/jahe emprit
  3. jahe merah
  4. Jahe putih/kuning besar.
  5. jahe gajah atau jahe badak

Kenapa Usaha budidaya Jahe Layak Untuk Dikerjakan?

Kita sama sama tau dan percaya jika jahe memiliki banyak sekali manfaat yang baik bila dikonsumsi bagi tubuh, modal yang diperlukan untuk usaha ini juga tidak terlalu besar. Kelebihan lain budidaya jahe yaitu tumbuhan ini tergolong cukup mudah untuk dikerjakan oleh siapa saja dan juga jahe memiliki harga yang lumayan stabi sehingga usaha ini masih terbilang cukup menjanjikan untuk dikerjakan secara serius.

Emang Berapa sih Harga jahe dipasar?

berikut harga jahe yang bisa saya peroleh dipasar tradisional :

  • Jenis Jahe emprit harganya berkisar antara Rp. 8000
  • Jahe gajah Rp.17.000
  • Jahe merah Rp. 23.000

*harga diatas adalah harga yang ada di pasar tradisional daerah saya, bisa saja harga tersebut berbeda jauh dengan harga yang ada di darah anda, jadi untuk lebih validnya silahkan anda tanya sendiri kepasar didaerah anda.

Siapa Saja Sih Target Konsumen Untuk Usaha Budidaya Jahe Ini?
calon konsumen jahe adalah sebagai berikut ini :

  1. toko jamu/tukang jamu tradisional.
  2. penjual bandrek dan wedang jahe.
  3. ibu rumah tangga.
  4. pusat pngobatan tradisional dan lain lain.
Baca juga >>  Menggiurkan Sekali keuntungan dari Usaha Budidaya Kubis

Cara Usaha Budidaya Jahe Dikebun

Proses Budidaya jahe biasanya dilakukan dengan langkah langkah sebagai berikut ini :

1. Persiapan Tempat Tanam

Langkah pertama yang harus anda lakukan ialah dengan menyiapkan media tanam, umumnya jahe akan tumbuh dengan maksimal jika ditanam di tanah yang subur, tetapi jahe juga bisa di tanam pada media tana berupa karung ataupun polybag, dengan  komposisi 1 : 1 : 1 antara tanah, pupuk, dan bibit jahe.
untuk pupuk anda bisa menggunakan pupuk urea ataupun pupuk kandang yang telah difermentasikan dan juga sebaiknya dicampukran dengan bubuk kapur dolomit agar PH keasaman dalam tanah menjadi Netral.


2. Pemilihan Bibit Jahe

bibit jahe yang berkualitas memiliki ciri-ciri yaitu :

  • jahe berumur tua
  • berwarna putih.
  • tidak memiliki bekas luka.
  • tidak layu atau kempot

setelah dipilih anda bisa merendam terlebih dahulu kedalam larutan larutan fungisida selama kurang lebih 30 menit agar memastikan bibit terbebas dari jamur.

3.Penyemaian Benih

Tanam bibit pada suhu yang lembab dan tidak terkena sinar matahari, anda bisa menyimpannya di gudang penyimpanan atau bila perlu tutupi dengan daun jerami agar sewaktu penyemaian tidak terkena sinar matahari langsung, jika tunas jahe sudah tumbuh dan sudah berumur 1-2 minggu maka anda bisa langsung memindahkannya ke media tanam.

4.  Penanaman Bibit Jahe

Cara menaman jahe tidaklah terlalu sulit, pola tanam adalah sebagai berikut:

  • Cabut bibit secara perlahan dengan akarnya, Jika bibit yang disemai sudah mulai bertunas.
  • bual lubang dalam media tanam, kemudian tancapkan bibit dimedia tanam polybag yang sudah disediakan.
  • Pastikan tunas jahe masih dalam keadaan berdiri dan tunasnya menghadap ke atas.
  • timbun dengan tanah yang subur secukupnya, lalu siram dengan air sedikit agar jahe cepat tumbuh.



5. Pemeliharaan 

lakukan penyiraman secara rutin pagi atau sore hari, secara berkala hingga jahe berumur 3 bulan, jika sudah berumur lebih dari 3 bulan maka anda bisa mengurangi aktivitas penyiraman.
Pemupukan bisa dilakukan jika jahe sudah berumur kurang lebih 1-2 bulan, pupuk yang gunakan bisa mencampur pupuk urea dan pupuk organik yang telah difermentasi, selain itu juga anda perlu melakukan penyulaman bibit jika ada bibit jahe mati dengan menggantinya dengan bibit jahe yang baru.


6. Panen 

Jahe biasanya sudah siap dipanen saat memasuki usia 10 sampai 12 bulan.
Jika anda menanam dengan polibek cara memanennya adalah dengan cara menyobek media polybag kemudian mengambil jahe di dalam polybag tersebut, umumnya dalam satu polybag dapat menghasilkan kurang lebih 2 sampai 3 kg jahe jika anda menanamnya dengan cara yang benar dan memberikan pupuk secara tepat.

Mungkin hanya itu dulu yang bisa berwirausaha.net bagikan tentang peluang bisnis budidaya jahe yang menjanjikan semoga bermanfaat dan sukses selalu dengan usaha anda.
sampai jumpa

Diposkan oleh Riski

Lulusan S1 informatika, bekerja sebagai fulltime blogger, content writter, dan android developer...
Berpengalaman bekerja dari sma, dan sekarang memilih menjalani usaha kecil kecilan..
pencinta musik folk, yang gemar membaca, menulis, dan membuat game...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.