Untung Besar dari Usaha Budidaya Jengkol

Selamat datang di berwirausaha.net pengunjung yang terhormat, kesempatan kali ini berwirausaha.net ingin mengajak anda mengulas tentang Peluang usaha budidaya tanaman jengkol.
Selamat membaca!

usaha budidaya jengkol

Jengkol awalnya hanyalah tanaman yang kurang mendapakan minat khususnya dalam hal ekonomi karena budidaya jengkol di anggap kurang menghasilkan, tapi seiring dengan berjalannya waktu dan semakin banyaknya pencinta jengkol, belakangan jengkol justru berubah menjadi sebuah bahan baku yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi di masyarakat.

Jengkol atau jering sendiri sebenarnya adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara. Orang Barat sering menyebut buah jengkol dengan sebutan dog fruit. Jengkol termasuk dalam polong-polongan (Fabaceae). Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng membentuk spiral, berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. 

oh iya Jengkol bisa menimbulkan efek samping seperti bau tidak sedap pada urin/kencing, bau mulut, setelah di konsumsi , terutama bila dimakan segar sebagai lalap. ya meskipun itu merupakan hal yang sudah sangat di maklumi di masyarakat.

Apa Sih Manfaat jengkol

Jengkol diketahui memiliki kemampuan untuk bisa mencegah penyakit diabetes dan bersifat diuretik dan baik untuk kesehatan jantung selama tidak di konsumsi secara berlebihan. Selain itu tumbuhan jengkol juga diperkirakan mempunyai kemampuan untuk menyerap air tanah lebih tinggi sehingga bermanfaat dalam proses konservasi air.

Berapa Harga jengkol?

Untuk jengkol biasanya dijual kiloan oleh pedagang dipasar pasar tradisional, harga jengkol dipasar biasanya dipatok dengan harga berkisar antara 40.000 sampai 80.000 perkilo, bahkan pernah waktu itu harga jengkol sampai menembus angka 100.000 ribu perkilo dan setara dengan harga daging.
Waw harga yang sangat fantastis sekali ya??
*harga yang saya sebutkan diatas bisa berbeda setiap daerah nya kadang justru cenderung lebih mahal.

Kenapa Usaha budidaya jengkol Menjanjikan Untuk Dikerjakan?

Alasan kenapa usaha tanam / budidaya jengkol layak untuk dikerjakan adalah :

  • Mudah di budidaya dan bisa tumbuh dimana saja.
  • baik bagi kesehatan (selama di konsumsi tidak dalam jumlah yang berlebihan). 
  • Memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
  • Dapat di olah menjadi beraneka macam masakan semur jengkol, rendang jengkol, sambal goreng jengkol, tumis jengkol manis pedas.
  • Jengkol juga dapat dimakan langsung sebagai lalapan ataupun diolah menjadi kerupuk.

Bagaimana Cara Budidaya Jengkol?

1. Pemilihan atau Tempat Budidaya

Budidaya usaha jengkol sebenarnya bisa dilakukan di mana saja asalkan tanahnya gembur dan memiliki cukup sumber air.
budidaya jengkol sebaiknya dimulai ketika memasuki musim hujan agar saat proses pertmbuhan jengkol mendapat cukup asupan air dan tidak mati karena kekeringan.

Baca juga >>  Peluang Usaha Budidaya Buah kelengkeng

2. Pembibitan

Pembibitan pada budidaya jengkol dapat dilakukan melalui biji atau cangkok.
Sebelum dipindah ke kebun budidaya jengkol bibit ditanam atau disemai di dalam polibag yang berisi tanah yang subur dengan kandungan mineral yang memadai untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

3. Penanaman

Setelah bibit semai cucup umur yaitu berusia antara 2 atau 3 bulan dan sehat, bibit bisa langsung dipindahkan kelahan tanam, tapi sebelumnya anda harus menyiapkan tanah yang akan dijadikan tempat budidaya.
buatlah lubang lubang tanam dengan jarak tertentu agar tidak ada tumbuhan jengkol yang kuntet karena kalah persaingan dalam mendapatkan sinar matahari, air dan juga mineral tanah.

4. Perawatan


a. penyiraman

Penyiraman sebaiknya dilakukan secara berkala pagi atau sore hari, perhatikan juga cuaca pada saat menyiram, jika dirasa cuaca terlalu panas mungkin penyiraman bisa dilakukan 2 kali, jika tidak cukup satu kali saja.


b. Pemangkasan/penyiangan

Pemangkasan dilakukan apabila masa pertumbuhan pohon mengeluarkan ranting terlalu banyak, sebaiknya dipilih satu yang paling besar dan kurangi yang lain agar mangga cepat berbuah.


c. Peremajaan tanah.

Lakukan penggemburan dengan cara mencangkul ulang sekitar pohon karena semakin lama tanah disekirat pohon pasti akan mengalami peadatan, hal ini juga membantu proses peremajaan nutrisi tanah.


d. Pengendalian hama dan penyakit

Hama bisa diakibatkan oleh berbagai hal salah satunya yaitu cuaca, untuk pencegahannya anda bisa melakukan pengontolan secara rutin dan menggunakan bantuan pestisida apabila diperlukan, untuk jenisnya anda harus diskusikan dahulu dengan yang lebih mengerti atau bisa langsung bertanya kepada penjual obat obat yang sesuai karena hama bisa bermacam macam begitu juga dengan penyakit yang diderita pohon jengkol.

5. Panen

Biasanya tanaman Jengkol sudah bisa penanaman saat mamasuki tahun keempat atau kelima dari awal penanaman. Sementara untuk jengkol yang ditanam dengan metode cangkok biasanya bisa lebih cepat panen yaitu mulai tahun ke 3 atau ke tahun ke 4.
Satu pohon jengkol yang sehat dan lebat normalnya dapat menghasilkan 15 hingga 25 kilogram buah jengkol.

Mungkin hanya itu dulu yang bisa berwirausaha.net bagikan kali ini tentang peluang bisnis budidaya jengkol yang menguntungkan, semoga bermanfaat dan sukses selalu dengan usaha anda.
Sampai jumpa!

Diposkan oleh Riski

Lulusan S1 informatika, bekerja sebagai fulltime blogger, content writter, dan android developer...
Berpengalaman bekerja dari sma, dan sekarang memilih menjalani usaha kecil kecilan..
pencinta musik folk, yang gemar membaca, menulis, dan membuat game...

2 Komentar

  1. Pembaca, ada yang punya referensi lengkap mengenai hasil tanaman jengkol ini per tahun , mulai dari tahun mulai berbuah sampai tanaman tidak menghasilkan lagi . Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.