Hal Umum yang sering Menjadi Masalah Bila Belanja secara Online

0
55

masalah bila belanja secara Online

online shop (olshop) atau belanja secara online dengan memanfaatkan berbagai toko digital sudah menjadi budaya baru yang sedang trend belakangan ini, berbelanja online secara umum berubah menjadi bagian hidup dan life style baru bagi hampir semua kalangan masyarakat.

Meski banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari belanja online ada juga masalah yang mungkin terjadi dengan jenis belanja ini. Masalah ini seperti memesan barang yang salah, menerima barang yang salah dan kebutuhan untuk mengembalikan barang seringkali bisa cukup signifikan untuk membuat pembelanja online potensial mempertimbangkan kembali keputusan untuk membeli barang secara online.

Meskipun masalah ini adalah beberapa hal yang paling umum terjadi pada belanja online, hal itu tidak selalu sering terjadi. Namun, ketika masalah ini terjadi, mereka dapat menyebabkan banyak tekanan dan frustrasi bagi pembelanja online. Artikel ini akan membahas beberapa masalah umum ini dalam upaya untuk membantu pembaca membuat keputusan yang bijaksana mengenai apakah akan membeli barang secara online atau tidak.

Beberapa masalah umum yang terjadi saat membeli barang secara online:

masalah umum saat belanja online

Memesan Item/produk Salah

Saat berbelanja di toko tradisional cukup jarang untuk secara tidak sengaja membeli barang yang salah karena proses penjualan biasanya melibatkan konsumen secara fisik membawa barang tersebut ke meja penjualan untuk melakukan pembelian.

Namun, dalam belanja online dimana konsumen tidak pernah menangani barang secara fisik sebelum pembelian selesai dan barang yang dikirim tentu memungkinkan untuk membeli barang yang salah. Hal ini dapat terjadi saat pembelanja menggunakan aplikasi atau situs web untuk melakukan pembelian dan klik pada item yang salah atau saat pelanggan melakukan pembelian dan memberikan nomor produk yang salah.

Bahkan jika konsumen mengklik produk yang benar dan memberikan nomor produk yang akurat, dia mungkin masih melakukan kesalahan dalam proses pemesanan jika ada opsi seperti ukuran atau warna yang terkait dengan barang tersebut. Masalah ini bisa jadi agak meresahkan karena konsumen akan kecewa saat barang yang salah tersebut diterima.

Menerima Item/produk yang Salah

Bahkan saat pembeli tidak melakukan kesalahan selama proses pemesanan masih mungkin konsumen menerima barang yang salah. Hal ini sering terjadi ketika pesanan diisi dengan tangan dan kesalahan dibuat di gudang. Penjual digudang dapat mengirimkan barang yang salah sepenuhnya atau mungkin mengirimkan barang yang benar dengan ukuran atau warna yang salah, karena banyaknya pesanan yang harus di kirim.

Sekali lagi konsumen kemungkinan tidak akan tahu kesalahan dibuat sampai pesanannya tiba. Peritel online kemungkinan akan bertanggung jawab untuk mengembalikan barang yang salah dan akan mengirimkan barang yang benar sesegera mungkin. Namun, ini mungkin tidak sepenuhnya memperbaiki masalah dalam semua kasus. Misalnya, konsumen yang membeli item untuk acara tertentu mungkin tidak menerima item pengganti pada waktunya untuk acara tersebut.

Kebutuhan untuk Pengembalikan Barang/return

Dalam situasi di mana pembelanja online memesan barang yang salah serta situasi di mana pengecer online secara keliru mengirimkan barang yang salah, mungkin ada kebutuhan untuk menghasilkan keuntungan.

Meskipun ini mungkin tidak menjadi masalah besar, hal itu bisa sangat mengganggu sebagian konsumen. Khususnya pembeli online yang memilih berbelanja online secara khusus karena mereka bekerja berjam-jam mungkin memiliki banyak kesulitan untuk menghasilkan keuntungan.

Ini karena proses pengiriman barang kembali ke pengecer online umumnya akan melibatkan pengambilan barang tersebut ke kantor pos. Bergantung pada jam di mana konsumen bekerja, mungkin sulit untuk pergi ke kantor pos selama jam kerja reguler dan mungkin meminta pembelanja untuk mengambil cuti dari pekerjaan untuk mengembalikannya.

Sedangkan seperti yang kita tau waktu yang di perlukan untuk produk bisa sampai di tangan konsumen itu sudah sangat lama belum lagi ini untuk proses return yang sudah pasti waktu yang diperlukan menjadi 2 kali lipat.

nah mungkin itu adalah beberapa masalah yang mungkin bisa terjadi bila kita melakukan pembelian melalui toko online, semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.