Peluang Bisnis, Reseller

Peluang Bisnis Reseller untuk Pemula

Bisnis reseller dan jenis usaha mandiri sedang naik daun ya teman-teman. Berbagai kalangan usia saat ini terus bereksperimen mengenai ide bisnis apa yang akan laku keras di pasaran dan mendatangkan omzet serta profit yang besar. Ada yang memulainya dengan usaha yang paling umum melalui ternak lele, menjual olahan makanan dan minuman unik dari resep yang paling baru, sampai membuka usaha waralaba atau franchise yang hits abis di kalangan anak muda.

Ada banyak banget ya ide usaha bisnis, teman-teman jadi harus semakin selektif untuk memilih ide bisnis yang akan dimulai. Tujuannya supaya mendapatkan pelanggan dan bisnis bisa berjalan dengan stabil. Bisnis lancar, uang pun datang! Dari segudang peluang ide bisnis yang ada, artikel ini akan membahas salah satu ide bisnis yang bernama reseller. Ide bisnis satu ini mendatangkan kemudahan untuk teman-teman yang ingin memulai usaha mandiri tapi belum punya produk unik atau jasa terbaru yang cocok untuk dijual di pasar.

Di artikel ini, akan ada pembahasan terkait apa itu reseller? Apakah reseller merupakan peluang bisnis untuk pemula? Apa saja keuntungan yang dibawa oleh bisnis reseller? Dan bagaimana cara untuk memulai usaha sebagai reseller? Artikel ini akan kupas satu persatu poin pertanyaan tersebut supaya teman-teman punya referensi untuk mulai menjadi reseller.

Apa itu Reseller?

Menilik dari namanya, reseller merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris. Jika diartikan, reseller adalah pedagang atau penjual yang membeli produk dari produsen atau supplier untuk dijual kembali dipasaran. Dengan demikian, reseller harus membeli terlebih dahulu barang dari produsen yang akan dijual kembali. Membeli barang terlebih dulu adalah keharusan untuk mendapat label reseller.

Beda halnya jika teman-teman tidak membeli barangnya untuk kemudian dijual, jadi hanya ada kerja sama antara produsen dan kamu untuk memasarkan barang. Tidak ada stok barang yang tersimpan di gudang bisnismu. Pelaku bisnis ini disebut sebagai dropshipper. Jelas kan ya beda kedua pelaku usaha tersebut. Itu baru dalam segi stok barangnya aja ya.

Kenapa pembelian barang harus dilakukan oleh para penjual yang akan menjadi reseller? Hal ini berkaitan dengan hak penentuan harga pasar dari produk yang akan dijual kembali. Setelah melakukan pembayaran untuk sejumlah stok produk, reseller akan mendapatkan kebebasan dalam menentukan harga jual dari produk yang sudah dibeli. Jadi lebih leluasa dalam menentukan harga jual untuk mendapatkan keuntungan atau profit lebih. Menjanjikan bukan?

Siapa Saja Yang Bisa Menjadi ReSeller?

Ide bisnis re-seller adalah model bisnis yang cukup praktis untuk teman-teman, terlebih lagi jika ide bisnis ini adalah yang pertama kalinya untuk dijalankan. Reseller tidak memerlukan banyak waktu untuk memproduksi barang atau jasa baru untuk dipasarkan. Reseller juga tidak akan dihadapkan dengan berbagai macam produk dan jasa yang gagal dipasarkan karena banyaknya faktor. Jika teman-teman memiliki modal, maka itu sudah menjadi awal yang cukup untuk memulai bisnis sebagai reseller. Hal ini menjadi salah satu poin penting mengapa reseller patut masuk dalam daftar ide bisnismu yang harus segera direalisasikan.

Ide bisnis ini cocok untuk teman-teman yang sekedar ingin menambah uang saku. Tidak adanya tahap produksi, ide bisnis reselling bisa dijadikan sebagai usaha sampingan diantara jadwal harian yang kamu punya. Cukup beli barang lalu pasarkan melalui media online ataupun offline. Selain itu, reselling juga sangat bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan utama, loh! Tentunya harus diimbangi dengan ketekunan dalam memasarkan produk yang dibeli, ya. Tidak lupa juga memastikan variasi produk yang tersedia di etalase toko!

Apa Keuntungan Menjadi Reseller?

Peluang Bisnis Reseller untuk Pemula

Berikut ini uraian terkait keuntungan menjadi reseller.

Informasi stok yang selalu update

Reseller memiliki stok barang yang akan dijual di pasar. Oleh karenanya, reseller akan selalu memiliki akses untuk mengecek ketersediaan jumlah stok dari produk yang dibeli. Hal ini akan memberikan kemudahan pada reseller untuk menentukan jadwal pembelian ulang stok, agar tidak ada pelanggan yang membatalkan pembelian atau pemesanan karena barang sedang out of stock atau habis.

Pengetahuan produk (product knowledge) yang baik

Reseller memiliki produk dalam bentuk fisik sebelum produk tersebut dikirimkan kepada pembeli. Poin ini memberikan keuntungan bagi reseller karena reseller dapat mempelajari produk yang dijual. Product knowledge sangat penting mengingat tidak sedikit consumer yang bertanya detail mengenai produk yang akan dibeli.

Pelayanan cepat ke konsumen

Ketersediaan stok produk yang dimiliki oleh reseller membuat proses pengiriman produk dapat lebih cepat dilakukan. Begitu pesan pembelian produk diterima, reseller dapat segera mengemas dan mengirimkan produk tanpa harus menunggu konfirmasi ketersediaan stok. Kecepatan dalam hal pelayanan seperti ini tentu akan menjadi poin plus untuk usaha teman-teman, mengingat pelanggan akan merasa senang dengan pelayanan yang cepat.

Pemasaran produk yang kreatif

Dengan menjadi reseller, teman-teman memiliki keleluasaan untuk memasarkan ulang produk yang dibeli dengan berbagai cara. Reseller dapat memasarkannya melalui platform online yang dapat menjangkau konsumen dalam jumlah besar dan tanpa ada batasan waktu. Selain itu, reseller juga memungkinkan penjualan via offline dimana pelanggan datang secara langsung ke toko. Dari kedua cara pemasaran tersebut, reseller dapat mengkombinasikan keduanya untuk menjangkau konsumen lebih luas.

Profit yang bisa diatur

Dengan menjadi reseller, harga beli produk dari produsen atau supplier akan jadi lebih murah. Hal ini dikarenakan sistem satuan yang diberlakukan oleh produsen dan supplier untuk para reseller. Reseller hanya diperbolehkan untuk membeli produk dalam satuan tertentu yang tentunya tidak sedikit. Kemudian, reseller dapat menentukan sendiri harga jual dari produk yang telah dibeli untuk mendapatkan untung (profit) yang lebih tinggi. Dengan demikian, reseller dapat menjaga jumlah profit yang didapatkan.

Bagaimana? Sudah cukup tertarik untuk menggeluti usaha reselling? Berikut ini langkah-langkah yang perlu teman-teman lakukan untuk memulai bisnis sebagai reseller

Yang Perlu Dilakukan Untuk Menjadi RESELLER

Berikut ini uraian terkait langkah yang perlu teman-teman lakukan untuk menjalankan bisnin reselling.

Memilih Produk

Kegiatan jual beli tentu diawali dengan ketersediaan barang. Ada begitu banyak produk yang tersedia di pasar. Tentunya teman-teman harus memilih dari sekian banyak jenis produk yang akan dijual. Bingung bagaimana memilihnya? Kamu bisa ikuti langkah berikut untuk membantu menentukan produk apa yang akan kamu jual.

Pilih produk yang diminta oleh pasar

Keberadaan pasar untuk suatu produk menjadi pertimbangan paling penting dalam memilih produk yang akan dijual. Akan lebih mudah bagi reseller untuk menjual produk yang diminati oleh pasar, dengan demikian, resiko tidak terjualnya barang akan dapat diminimalisir.

Pelajari kompetitor

Reseller juga perlu mengecek apakah penjualan suatu produk sudah dilakukan oleh banyak pelaku bisnis lainnya. Hal ini untuk menghindari matinya bisnis karena sudah terlalu banyak pelaku bisnis yang menjajakan suatu produk.

Tentukan target pasar

Kepada siapa produkmu akan dijual? Apakah mereka mahasiswa/I, pelajar sekolah menengah, pekerja professional, atau ibu rumah tangga? Penentuan target pasar akan memudahkan penentuan strategi pemasaran produk.

Pilih supplier terpercaya

Peran suplier sebagai penyedia produk yang akan dijual akan sangat menentukan seberapa laris produk yang akan dijual untuk itu pilihlah suplier yang memang sudah terpercaya dan mampu memberikan produk dengan kualitas baik untuk di jual.

Penting juga untuk mengetahui apakah supplier menyediakan harga khusus untuk reseller dan memberikan kebebasan pada reseller untuk menentukan sendiri harga jual produk. Hal ini perlu dipertimbangkan agar produk yang dijual ulang dapat membawa profit untuk reseller. Selain itu, agar reseller dapat memperhitungkan harga jual yang tidak akan membuat konsumen lebih memilih untuk membeli pada supplier langsung.

Tentukan harga jual

Tahap terakhir dalam hal produk adalah memperhitungkan harga jual produk. Pertimbangan dari segala aspek seperti proses pengiriman, kemasan produk, dan harga beli dari supplier penting agar reseller tetap mendapatkan untung dari produk yang dijual ulang

Menentukan Strategi Marketing

Setelah menentukan produk apa yang akan dijual, maka langkah selanjutnya adalah menentukan strategi penjualan/pemasaran. Dalam bisnis, pemasaran bertujuan untuk dua hal. Pertama, pemasaran bertujuan membangun brand awareness dimana konsumen mengetahui keberadaan reseller sebagai penjual suatu produk. Kedua, pemasaran bertujuan untuk mengubah pengunjung menjadi pembeli. Strategi pemasaran harus didasarkan pada analisis target pasar, agar produk dipasarkan dengan tepat.

Jika produk dipasarkan melalui platform penjualan online, maka ada pentingnya bagi reseller untuk memilih media pemasaran, apakah produk akan lebih menjual untuk dipasarkan melalui media sosial atau melalui website e-commerce. Lalu reseller perlu membuat visual produk yang menarik sebagai pajangan atau ‘display’ produk ke konsumen. Kemudahan penjualan online adalah ketersediaan display produk selama 24 jam di media online.

Pelayanan Konsumen

Langkah terakhir yang perlu dilakukan untuk menjadi reseller agar pelanggar merasakan pelayanan yang baik adalah melalui pelayanan konsumen yang baik. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan pelayanan terbaik kepada konsumen diantaranya adalah kecepatan respon terhadap pertanyaan dan permintaan pelanggan. Tidak sedikit juga konsumen datang dengan keinginan untuk mendapatkan rekomendasi dari penjual, oleh karenanya, sebagai reseller perlu menggunakan bahasa yang sopan dan ramah saat berkomunikasi dengan konsumen. Jika menemui masalah, maka yang perlu dilakukan oleh reseller adalah menawarkan solusi agar konsumen tidak merasa diabaikan dan tidak dilayani. Terakhir adalah pengadaan diskon yang dapat menarik banyak konsumen untuk membeli produk

Ide bisnis reselling menawarkan sejumlah kemudahan untuk para pemula dalam dunia bisnis. Terlebih lagi, reselling merupakan bisnis yang cukup praktis untuk pemula dengan modal terbatas. Langkah-langkah dalam uraian di atas tentunya akan membawa hasil ketika ketekunan dan kesabaran ikut mengiringi usaha yang dilakukan. Reselling juga memberikan kemudahan bagi para pengguna gadget untuk melakukan bisnis secara efektif.

Demikianlah pembahasan terkait reseller. Jangan pernah ragu untuk memulai ketika semua aspek telah dipertimbangkan, karena bagaimanapun sempurna sebuah ide bisnis, bisnis tetap memerlukan eksekusi dalam bentuk tindakan setelah melalui proses pemikiran yang panjang. Lakukan cara di atas untuk membimbingmu dalam memulai usaha reselling. Selamat berjuang!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *