mengenal investasi

Mengenal Investasi, Sejarah, dan Jenis-Jenisnya

investasi tentu sudah tidak asing lagi di telinga. Entah Anda sekadar mendengar sekilas melalui televisi dan media, atau ternyata Anda sudah terjun langsung mulai investasi. Setidaknya kata ini bukan lagi istilah baru dalam bidang ekonomi bisnis.

Investasi dapat menghasilkan keuntungan tak terbayangkan. Di sisi lain, investasi juga berpotensi menyebabkan kerugian yang tak kalah besar jika tidak dijalankan secara tepat. Maka dari itu, ada taktik dan ilmunya sendiri jika Anda ingin mulai belajar investasi.

Apa Itu Investasi?

Sebelum lebih jauh membahas tentang bagaimana memulai investasi, terlebih dahulu Anda perlu mengetahui apa sih sebenarnya investasi itu? Jangan sampai Anda hanya ikut-ikutan karena “kata orang” dengan berinvestasi bisa membuat kita jadi lebih kaya. Mari bahas mulai dari akarnya tentang seluk-beluk investasi.

Sederhananya, investasi dapat diartikan sebagai suatu aktivitas menanamkan modal, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan harapan suatu ketika si pemilik modal akan memperoleh sejumlah keuntungan dari proses penanaman modal tersebut. 

Pada prinsipnya, investasi yang menguntungkan adalah investasi yang mampu mengembalikan besaran profit melebihi jumlah modal yang ditanamkan. Namun keuntungan ini bukanlah sesuatu yang hasilnya dapat dinikmati dalam waktu dekat, karena investasi sama halnya menabung untuk masa depan.

Mengapa Kita Harus Kenal Investasi?

Lalu, mengapa kita perlu mengenal investasi? Bukankah usaha konvensional saja sudah cukup untuk mendatangkan profit? Tidak salah memang. Namun, jika Anda seseorang yang senang dengan tantangan dan ingin coba mendapatkan keuntungan maksimum, melakukan investasi masa depan bisa menjadi jawabannya. 

Setelah mengetahui hal-hal di bawah ini, Anda akan berpikir ulang dan mempertimbangkan untuk belajar lebih jauh seputar dunia investasi. Berikut beberapa pentingnya investasi yang perlu dipahami sebelum Anda hendak memulai investasi.

Mempersiapkan Kehidupan Masa Depan Sejak Dini

Siapa yang tidak ingin memiliki kehidupan cerah di masa depan? Tentu semua orang memimpikannya. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mempersiapkannya sejak dini adalah dengan berinvestasi.

Investasi untuk pemula sekecil apa pun mempunyai probabilitas keuntungan di masa mendatang. Dengan berinvestasi, keuangan untuk masa depan dapat ditata sejak dini. Hasilnya pun dapat dinikmati ibarat memanen tanaman yang telah disemai benihnya.

Memiliki Aset Tetap

Investasi termasuk aset. Meskipun Anda melakukan investasi saham dari nol, itu nanti bisa menjadi aset jangka panjang. Bahkan ketika Anda berinvestasi dalam wujud emas, ketika disimpan kemudian dijual kembali saat harganya naik itu bisa memberikan keuntungan lebih besar.

Meminimalisasi Risiko Terjerat Utang

Ada pepatah yang dianggap kuno berbunyi, “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Padahal pepatah ini masih relevan hingga kini dan berlaku ketika melakukan investasi. Menyisihkan sedikit dari uang yang dimiliki untuk investasi pemula, lama-lama bisa menjadi tabungan berjumlah besar yang meminimalisasi kita terjerat utang.

Membangun Kebahagiaan dengan dengan Finansial yang Stabil 

Memiliki kehidupan dengan kondisi finansial yang stabil adalah dambaan. Namun tidak mungkin finansial stabil dapat dicapai melalui jalan foya-foya. Mari coba investasi jangka panjang dari sedikit harta yang dimiliki. Selagi konsisten melakukannya, tentu bisa mencapai finansial stabil yang akan mendatangkan kebahagiaan.

Bagaimana Cara Melakukan Investasi?

Pada praktiknya, tidak sulit untuk mulai melakukan investasi. Pertama, Anda harus tahu dan paham apa tujuannya investasi. Miliki visi yang jelas agar investasi yang akan dijalankan memberikan impact serius bagi masa depan.

Kedua, kenali dan ukur seberapa besar modal yang Anda siapkan untuk investasi. Modal tidak harus besar, bahkan di reksadana dengan Rp100.000 saja sudah bisa berinvestasi. Namun tentu ada prinsip high risk, high return.

Semakin besar modal, semakin besar potensi keuntungan, semakin besar pula risiko yang perlu dihadapi.

Ketiga, pahami profil diri untuk menentukan jenis investasi paling sesuai. Anda bisa mulai cari informasi tentang media investasi, misalnya melalui review investasi bibit dan review lainnya. Pelajari pula risiko setiap jenis investasi.

Keempat, mulailah dari level investasi yang risiko rendah. Jika belum benar-benar memahami alur kerja investasi, cobalah untuk terjun ke jenis investasi berisiko rendah seperti emas, deposito, saving bond retail, reksadana, dan sebagainya. Barulah jika sudah mendapat ilmu dan strategi jitu bebas saja mau menjelajah dunia investasi mana pun. 

Apa Saja Jenis Investasi?

Investasi dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, tergantung menyesuaikan kebutuhan dan daya yang dimiliki. Barangkali Anda sudah memikirkan ingin mencoba investasi, tetapi bingung apa saja investasi paling potensial, berikut jenis-jenis investasi yang perlu diketahui. 

Investasi Saham

Investasi saham menjadi salah satu bentuk investasi yang paling populer di era terkini. Hal ini karena gaya hidup masyarakat dalam pengelolaan finansial telah bergeser dari saving society menuju investing society. Saham termasuk investasi yang mempunyai risiko tinggi sehingga tidak disarankan bagi pemula.

Review investasi sudah dapat dicek di banyak tempat. Keuntungan yang didapat dari investasi saham bisa berupa capital gain bahkan dividen saham. Capital gain berupa keuntungan yang didapat pemilik saham dari selisih harga jual dan harga beli. Adapun dividen didapatkan ketika tempat menanam saham memperoleh laba. 

Investasi Reksadana

Investasi reksadana dapat dikatakan sebagai investasi paling awal untuk pemula. Risikonya tidak sebesar investasi saham. Reksadana dapat diartikan sebagai penghimpun dana masyarakat pemodal yang kemudian diinvestasikan oleh manajer investasi dalam portofolio efek.

Sekarang sudah banyak media untuk melakukan investasi reksadana, salah satunya melalui bibit. Review investasi reksadana bibit dinilai positif oleh kebanyakan masyarakat pemodal karena cara kerjanya mudah dipraktikkan oleh investor pemula.

Kemudahan lain ketika berinvestasi via reksadana di bibit adalah adanya robo advisor yang akan memilihkan Anda reksadana terbaik. Tentu ini akan sangat membantu para investor pemula yang belum sepenuhnya berpengalaman dalam bidang investment.

Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang, sesuai namanya hasil investasi ini baru dapat dinikmati dalam jangka waktu tertentu. Sebagai contoh, kamu memiliki sebidang tanah di perkotaan. Ini bisa dijadikan investasi. Suatu ketika saat harganya naik kamu bisa menyewakannya, menjualnya, atau mendirikan bangunan yang bernilai ekonomi.

Tidak hanya tanah, investasi bibit juga dapat bersifat jangka panjang. Anggap saja kamu menanam reksadana selama satu atau dua tahun, setelah itu hasil investasi di bibit mulai dapat kamu nikmati. Baik berupa cashback maupun profit lainnya. 

Investasi Cryptocurrency

Era digital telah semakin berkembang, demikian pula dengan bentuk investasi. Saat ini ada istilah cryptocurrency, yaitu mata uang digital yang memiliki volatilitas tinggi. Tren cryptocurrency paling populer beberapa tahun ini adalah investasi bitcoin.

Dengan menambang sejumlah cryptocurrency seperti bitcoin, Anda bisa memiliki aset digital. Siapa tau di masa mendatang aset ini bisa dicairkan menjadi keuntungan fisik berjumlah besar. Tentu diperlukan taktik dan strategi untuk menghasilkannya.

Investasi Pendidikan

Ternyata pendidikan juga merupakan investasi. Meskipun hasil yang didapat tidak berupa keuntungan material, tetapi ilmu dan pengalaman yang diperoleh seiring proses pendidikan adalah wujud investasi terbaik bagi masa depan.

Bagaimanapun juga, investasi berbeda dengan menabung. Anda perlu memahami prinsip dasarnya terlebih dahulu sebelum memutuskan berkecimpung di bidang investment. Minimal hal-hal yang telah diulas di atas bisa memberikan gambaran awal tentang investasi. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *