sesak

0
24

sesak rasanya menghirup udara di ruang yang sempit ini…

hampir terlihat butir-butiran penyesalan yang lepas beterbangan…
ingin rasanya berteriak sekencang kecangnya dan menangis sejadi-jadinya…
agar lelah dan larut terlelap dalam buaian malam….
tapi saat aku mulai lelah mencari sesuatu yang perlahan-lahan hilang….
harum semerbak bisik hujan membawa luka dan penyesalan baru….
jatuh tepat dalam pelupuk luka yang perih entah karena apa….

dan asal kau tau….
perasaan ku bukan hujan yang bisa begitu saja kering dan menghilang…
aku bahkan tak pernah mengingat mu,atau terpaku dimasa lalu…
kadang aku hanya merasa kesepian,berhenti berjalan dan menoleh kebelakang…

– riski

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.