Pengalaman Kena Denda PLN Dan Cara Mengatasinya

pengalaman denda pln

Pengalaman Kena Denda PLN – Apakah anda merasa pernah mengotak ngatik segel pada meteran listrik PLN (pembangkit Listrik Negara) atau mungkin pernah mencoba mengganti tegangan atau daya MCB akibat meteran sering njepret/nyetek sendiri?

Jika tidak sebaiknya sesekali coba cek lagi apakah terdapat kerusakana atau mungkin cacat dimeteran anda, dan bisa anda temukan maka sesegera mungkin lakukanlah pelaporan ke kantor PLN terdekat.

Karena nanti kalau sewaktu waktu pihak PLN melakukan sidak anda memiliki bukti pelaporan terkait kerusakan. karena jika tidak maka bersiap siaplah anda di akan di datangi petugas PLN yang tiba tiba mencabut listri dari rumah anda, karena di anggap sengaja melakukan perusakan terhadap segel PLN. Seperti yang saya alami beberapa waktu yang lalu.

Apa Itu Denda PLN

Denda pln sebenarnya merupakan istilah yang sering kita gunakan untuk menggambarkan tindakan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik(P2TL) yang di lakukan oleh pihak PLN kepada konsumennya. P2TL sendiri adalah rangkaian kegiatan yang meliputi perencanaan, pemeriksaan, tindakan dan penyelesaian yang dilakukan oleh PLN terhadap instalasi PLN dan/atau instalasi pemakai tenaga listrik dari PLN.

sumber: situs resmi pln

Pembebanan denda kepada konsumen oleh PLN diatur dalam Keputusan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 1486.K/DIR/2011 tentang Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL). Dulunya pelaksanaan P2TL ini disebut dengan OPAL PLN. 

kenapa kita sebagai pengguna bisa di denda?

Sebenarnya bukan denda

Pengalaman Kena Denda PLN Dan Cara Mengatasinya
ilustrasi pemeriksaan meteran oleh Petugas PLN

Kronologi Pengalaman Didenda PLN

Sebelumnya saya akan menceritakan awal mula kejadian nya sampai bisa kena denda oleh pihak pln.

Saya adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta, karena jauh dari rumah disini saya tinggal mengontrak koskosan. Koskosan kami adalah kontrakan berbentuk bedengan  dengan 1 token listrik untuk 3 kamar, jadi secara nggak langsung biaya listrik dibeli secara bersama dengan sistem sokongan. Mungkin karena kesal selalu di tagih membayar listrik tetangga saya ini meminta kawannya mengotak atik meteran agar LOS listrik.

Kejadiannya bermula diawal tahun lalu saya melihat ada salah teman tetangga kontarakan saya membawa obeng dan mencoba mengotak ngatik segel pada meteran listrik PLN. Awalnya saya kira dia Cuma membetulkan kabel yang terkelupas tapi setelah saya perhatikan lagi ternyata dia sedang mengotak ngatik kabel pada meteran, dan sempat saya tegor.

Saya : ngapain mas? Awas nanti kena denda PLN lo.

Dia : nggak tenang aja, nanti kalo ditanya bilang aja nggak tau.

Saya : terserah tapi resiko tanggu sendiri ya.

diatas adalah percakapan saya dengan tetangga

Sekitar 5 bulan berlalu dan aman aman saja, jujur saya juga sempet merasa kurang nyaman karena takut soalnya meteran ini nggak pernah minta di isi pulsa dan tetap mengalirkan listrik, sedangkan warna pada meteran nya yang semula berwarna hijau atau merah tiba tiba berubah menjadi warna kuning, dan di bagian angka yang biasanya menunjukkan sisa pulsa itu berubah tulisannya menjadi “periksa”.

Dan benar saja bulan ketuju atau keenam kalau nggak salah ada seorang petugas PLN datang dan mengambil foto meteran kami, saat itu kondisi kontrakan sedang kosong jadi tidak ada yang tau jika ada petugas PLN datang.

Tapi tetangga depan kontarakan ada yang melihat, Dia bilang tadi ada petugas PLN datang kesini terus memfoto meteran kalian beberapa kali, dikira kalian sengaja melakukan pencurian listrik.

Sontak saja hal itu membuat saya ketakutan. Akhirnya saya beranikan diri menegor  tetangga saya saya sampaikan kalau tadi kontarakan kita di datengi pihak pln dan saya suruh kembalikan meterannya seperti semula, dia juga panik, karena dia sendiri menyuruh orang untuk mengotak ngatik meterannya dan memang sempet di coba di kembalikan tapi ternyata tetap tidak bisa.

Baru 7 hari berikutnya kontarakan saya kembali didatangi oleh 3 petugas pln dan hari itu juga listrik dan meteran di kontarakan kami di cabut, tapi lebih seramnya lagi kali ini petugas pln tersebut datang dengan di dampingi juga dengan 2 orang petugas polisi, dan sukurnya saat itu nggak ada orang di rumah tapi petugas pln tersebut menitipkan surat berisi surat panggilan untuk datang ke kantor PLN.

Baca juga >>  10 Dampak Positif Menjadi Anak Kost

Intinya isi Surat yang ditinggalkan petugas PLN itu berisi panggilan untuk menghadiri sidang terkait perusakan atau membuka segel. Setelah datang ke kantor PLN, besok nya tanpa buang buang waktu langsung saya datang ke kantor PLN yang di maksud, disana di jelaskan jika kami melakukan pelanggaran P2TL (Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik) akibat pelanggaran Pemakaian Tenaga Listrik milik PLN.

Dan jenis pelanggaran kami termasuk yang cukup berat, yakni masuk golongan p11. Untuk yang mungkin belum tau apa itu P itu singkatan dari kata “pelanggaran”, dan jenis jenis Pelanggaran tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Golongan I (P I ) yaitu pelanggaran yang mempengaruh batas daya.
  2. Golongan II (P II ) yaitu  pelanggaran yang mempengaruhi pengukuran energi
  3. Golongan III (P III ) yaitu pelanggaran yang mempengaruh batas daya dan mempengaruh pengukuran energi;
  4. Golongan IV (P IV) yaitu pelanggaran yang di lakukan oleh Bukan Pelanggan.

Kami di berikan sebuah lembar hutang bernama surat piutang dan lembar denda non-taglis atau (non tagihan listrik). Yang harus di bayarkan atau kami akan di berhentikan selamanya menjadi pelanggan pln dan tidak akan bisa lagi mengajukan pemasangan kembali seumur hidup dengan nama yang sama. Atau lebih buruk bisa di  kenakan pidana berupa hukuman penjaran dan di tambah denda karena dilaporkan melakukan tindakan pidana kasus pencurian listrik.

Dan lebih menakutkannya lagi kami dikenakan denda sampai 8 juta awalnya kalo nggak salah, tapi setelah dimenjelaskan dengan baik dan jujur jika kami tidak tau menahu perihat perusakan dan tidak berniat menghindari penagihan, akhirnya petugas PLN berbaik hati dan mau meringankan beban denda dan membayar cicialn

Meski sudah diturunkan segitu banyak kami masih keberatan karena jujur saja kami ini Cuma anak kosan yang untuk makan saja pas pasan dan akhirnya pihak PLN memberi keringanan lagi berupa cara pembayaran denda pln dapat di cicil sampai dengan 3 kali, dengan uang muka pemasangan ulang meteran sebesar 500 ribu diawal, lalu selanjutnya setiap bulan kami harus menyetor uang 750 ribu.

Setelah biaya DP pemasangan awal 500 ribu besok nya meteran sudah kembali dipasang dengan biaya ongkos tukang untuk pmasangan 100 ribu.

Lalu setiap bulannya kami rutin membayar 750 ribu, dan tidak pernah telat dibayarkan atau sampai jatuh tempo bayar karena hukumannya bisa di cabut permanen meskipun denda sudah hampir lunas..
tapi dibalik semua itu Saya masih bersyukur benar saat itu petugas pln nya mau berbaik hati dan memberi keringan,.

Oh iya untuk yang mungkin belum tau cara membayar denda pln itu dilakukan dengan mengirimkan uang nya melalui kantor pos, setelah sebelumnya kita di beri nomer rekening milik pln dan  nantinya nomer tersebut akan menjadi alamat penyetoran uang.

Cara PLN Menentukan Denda?

buat teman teman yang mungkin masih penasaran bagaimana prosedur yang dilakukan pln dalam menentukan denda bisa dilihat dari ilustrasi di bawah ini.

Pelanggaran Golongan I (PI ) :
Rumus Perhitungan denda untuk pelanggaran ini sebagai berikut:
Untuk Pelanggan yang dikenakan Biaya Beban
TS1 = 6 X {2 X Daya Tersambung (kVA) } X Biaya Beban (Rp/kVA);
Untuk Pelanggan yang dikenakan Rekening Minimum
TS1 = 6 X (2 X Rekening Minimum( Rupiah) pelanggan sesuai Tarif Dasar Listrik)

Rumus Perhitungan denda Pelanggaran Golongan II (PII ) :
TS2 = 9 X 720 jam X Daya Tersambung X 0,85 X harga per kWh yang tertinggi pada golongan tarif pelanggan sesuai Tarif Dasar Listrik;

Rumus Perhitungan denda Pelanggaran Golongan III (P III ):
TS3 = TS1 + TS2;

Rumus Perhitungan denda Pelanggaran Golongan IV (PIV) :
a. Untuk daya kedapatan sampai dengan 900 VA :
TS4 = {(9 x (2 x (daya kedapatan (kVA)) x BiayaB eban(Rp/kVA)))}+ {(9 x
72O jam x (daya kedapatan (kVA)) x 0,85 x Tarif tertinggi pada golongan tarif sesuai Tarif Dasar Listrik yang dihitung berdasarkan Daya Kedapatan) )
b. Untuk daya kedapatan lebih besar dari 900 VA :
TS4 = {(9 x (2 x 40 jam nyala x (daya kedapatan (kVA)) x Tarif tertinggi pada golongan tarif sesuai Tarif Dasar Listrik yang dihitung berdasarkan Daya Kedapatan)) + {(9 x 720 jam x (daya kedapatan (kVA)) x 0,85 x Tarif tertinggi pada golongan tarif sesuai Tarif Dasar Listrik yang dihitung Berdasarkan Daya Kedapatan)).

Nah itu tadi cerita pengalaman saya, kalau ada teman teman yang punya cerita dan ingin dibagikan bisa ditambahkan dikolom komentar dibawah. semoga bermanfaat sampai jumpa

Diposkan oleh Riski

Lulusan S1 informatika, bekerja sebagai fulltime blogger, content writter, dan android developer...
Berpengalaman bekerja dari sma, dan sekarang memilih menjalani usaha kecil kecilan..
pencinta musik folk, yang gemar membaca, menulis, dan membuat game...

92 Komentar

  1. Wah kondisinya hampirt sama nih mas. Bedanya saya pemilik kontrakan dan selama diisi yang ngontrak ternyata tidak pernah diisi token listrik (prabayar) tapi listrik tetap nyala. Setelah kontrak habis saya cek KWH meter ada tulisan periksa, kalau saya malah saya yang lapor PLN karena ada tulisan periksa itu di KWH meter. Niatnya khawatir ada apa2 kelamaan malah repot dan berharap PLN punya jalan terbaik.
    Ehhhh ternyata niat baik ngelaporin kondisi meteran yang “aneh” berujung saya dikenain pasal denda PII, segala macam keterangan dan itikad baik buat laporin sendiri ke PLN tetap aja gak bisa ngurangin 1 rupiahpun denda yang berlaku. Dendanya sampe 18jt 🙁 karena dayanya 2200VA
    Ngontrakin cuma 6 bln 4 jt eh malah suruh bayar denda hampir 5x lipatnya. Mana yg ngontrak udah susah dicarinya. Ada solusi gak ya buat minimal ngurang2in dendanya ?

    1. kalau menurut saya solusinya dateng ke pln lagi mas, terus jelasin duduk permasalahan nya dan jangan lupa berikan pembelaan diri jelaskan jika kerusakan tersebut tidak disengaja dan buktikan kalau memang di segel meteran tidak terjadi kerusakan… terakhir coba memohon keringanan…
      dan jangan lupa cek ada kerusakan atau tidak pada meterannya…
      kalau memang ada kerusakannya tersebut ya terpaksa yang ngerusak harus tanggung jawab mas, coba di tanya baik baik sama yang ngontrak…

      1. kalau menurit saya untuk lebih jelasnya langsung datang saja ke kantor pln terkait gan, nanti petugas nya akan menjelaskan secara rinci tentang denda nya, tapi kalau agan merasa keberatan coba di ajak bicara dan minta keringanan, jelaskan alasan yang masuk akal supaya di permudah

      2. ASS,,,, BU SEBENARNYA PELAYANAN PLN SEKARANG UDAH LEBIH BAIK. KARENA PELAYAN PRIMA PLN BISA LANGSUNG MENGHUBUNGI CALL CENTER 123, ATAU MELALUI APLIKASI :PLN MOBILE (PLAY STORE ),
        PELAYANANNYA CUKUP KOMPLIT BU, BISA UTK PASANG BARU, TAMBAH DAYA, LAPORAN GANGGUAN, ATAU KELUHAN PELANGGAN. DAN PELAYANANNYA 1X24 JAM BU.
        SEHINGGA TIDAK PERLU DATANG KE KANTOR.

  2. Tapi lebih bodohnya lagi,kenapa petugas hanya memberikan/memberatkan sanksi kepada kita,sudah jelas kita sudah jujur bahwa itu bukan perbuatan kita….

  3. Klu saya aneh.. Token atas nama saya… Rumah saya kontrakin… Tp saya ga tau klu yg ngonyrak sdh kena denda… Kok bisa ya PLN tdk memberitahu kejadian pencurian listrik tsbt … Padahal saya sebagai pemilik rumah dan nama token…

  4. Mohon saran nya..
    Baru2 ini wktu bulan puasa kmaren.meteran listrik dirumah kami dicabut dngan alasan mbc cacat dan penggunaan energi yg bla..bla..bla enth itu apa.
    Yg lebih parah nya kami didenda 19.5 juta
    Sontak kami smua kaget dikarenakan kami sbagai orang rumah tdk tau menau tntg meteran drmah kami sdh dikerja atw blm.pasalnya sblm kami pindah kerumah yg sekarang ,pernah ada klrga yg mendiami nya..
    Trus saya disuruh tanda tangan surat BAP P2tl nya.ktanya cm sbagai saksi pencabutan meteran listrik saja.
    Siang nya saya langsung mengurus ke kantor pln
    Saya kagetwaktu dibilang bayar dendanya 19.5 jt
    Syok rasanya..krn kami rasa kami tidak berbuat tp kami yg kna getahnya.
    Ada orang pln menawarkan pemasangan baru meteran listrik voucer..jd karena kami tidak sanggup membayar dendanya kami mencoba cara yg disaran kan oleh orang “pln tsb.ceritanya yg didenda tsb mau dihilangkan.dn pemasangan baru atas nama org baru jg.lebih jlasnya drmh ada toko kecil2an dng kulkas es krim dan lemari pendingin minuman lg.daya listrik drmh 2200 watt.
    Tp yg aneh nya yg bikin kami takut koq hrs nyambung dlu drmh nya orang ,numpang ceritanya .sambil nungguin meteran baru vocer yg akn dipasang.,
    Yg jd masalahnya kami minta tlg ditetanga tdk ada yg mau membantu kami.ujung3nya ada rumah kosong disamping rumah kami disanalah kami mnyambung listrik nya..tp yg bikin kami takut masalahnya tnp sepengetahuan sang punya rumah tsb.kata org pln itu .katanya gpp kalau mau mmbayar hrs kita duluan yg membayar tagihan listrik perbulan nya.sehingga yg punya rumah hnya membayar beban nya sj.ceritanya dia gak tau kami nyambung listrik drmh nya..dan untuk smntara kami mmbayar pemasangan listrik baru 3.8 jt. Dan itu pun msh ada tambahan nya. Katanya.
    Yg bikin kami cemas masalah nya nyambung dittnga..kami takut kami kna masalah baru lg.
    Karna tdk enk nya artinya pencurian listrik itu.karna tnp spngtahuan sang punya rmh.kami tdk punya nomor yg punya rumah yg bisa dhubungi.apa mmg bsa bgtu.. dan bagusnya kami harus bagai mana tolong bagi yg ngrti.

    1. yang pertama saran saya dateng ke kantor pln urus masalah listrik yang pertama laporkan perusakan meteran oleh penghuni lama, tanyakan atas nama siapa meteran tersebut di pasang…
      kalau bukan seharusnya tanggungan denda bukan tanggung jawab penghuni baru..
      kalau nama bersih biar meteran di cabut saya rasa masih bisa mengajukan pemasangan listrik baru…
      kalau pasang sendiri itu namanya ilegal dendanya bisa lebih parah karena dimasukan dalam pasal pencurian terhadap bukan pelanggan pln…
      walaupun yang masanh itu orang pln percaya lah nanti kalau ada masalah apa2 orang pln nya tidak akan mau tau dan tidak akan bertanggung jawab

  5. istrik rumah saya di loss sama pln nya sudah sekitar 6 bulan, petugasnya bilang nomer apanya gitu belum ada saya disuruh nunggu sampe dapet nomernya. itu kira2 saya didenda g ya , kalau g dinyalain listriknya

    1. hati2 saran saya takutnya nanti pihak pln lupa dan malah sampean yang di salahkan dan di tuduh sengaja melakukan los listrik karena nanti saat di tanya anda nggak punya bukti apa2, sebaiknya segera lakukan laporan saja dan lebih baik lagi setiap ada pengecekan oleh orang yang mengaku dari pln itu di foto supaya ada bukti

    2. Sya pgawai buruh kena denda p2tl slma 12bln perbulan 410,blm sebuln token sya udh d kunci sklinya d byr susah d bukanya pdahal tggl sisa 4x mlh munta d lunasi sekejm itu pln kpda plnggannya sdangkan pjnjiannya d cicil

  6. Min tdi siang ada ptugas p2tl meriksa n blh kwhnya gk jlan rusak jd byar listrik cuma bebannya aja,, tp tak dtmukan pelanggaran (gk diotakatik) katanya cuma dkasih srt pngntar pergantian kwh k pln, bkl ada denda gk y? Takut bgt soalnya,,

    1. Mbak Ai Khoiriah, bagaimana akhirnya? Apakah dikenakan denda? Bayar berapa? Karena hari ini saya mengalami kejadian: petugas P2TL datang memeriksa, bilang bahwa meteran listrik rumah saya berjalan lambat. Meteran listrik diganti yang baru. Lalu saya disuruh datang ke kantor PLN. Selama ini ga pernah otak-atik meteran. Thank you.

    2. saya mau meyampaikan keluhan
      kenapa tiba2 kilometer listrik saya dicabut dan harus bayar denda RP.9.830.520 karna alasan kilometer error dan tidak pernah isi token sama sekali,sedangkan kilometer itu sdh ada sejak 5tahun lebih,tp tidak ada data yg masuk disistim pln.kan tidak mungkin selama 5thn ngak isi pulsa listrik.ini kesalahan pln knp pelanggan yg hrus byar denda.ni
      tolong bantuannya …soalnya disaat pandemi kya gini,saya merasa dirugikan.terimakasih

  7. Mau tanya min.. Tadi sore petugas PLN datang periksa katanya meteran KwH nya rusak ga berputar, tapi tidak ada indikasi pelanggaran,, dan slama ini kami gak tau klo rusak meteranya itu?? Malah ada petugas pln rutin foto meteran gak bilang klo rusak… dan dikasih BAP.. Dan suruh datang ke kantor ?? kira” di kenakan denda atau gimana?? Penjelasannya min terimakasih

    1. denda berlaku kalau segel meteran rusak..
      kalau tidak berdasarkan peraturan seharusnya tidak kena denda karena itu rusak bukan kesalahan dan bukan disengaja pemakai..
      tapi kalau segel rusak walaupun meteran berputar itu yang bahaya

      1. Kejadian diatas pernah saya alami, saya datang kekantor PLN malah saya sudah harus bayar, dan bisa di cicil selama 6 bulan.
        yang anehnya lagi saya harus menyetor ke no pelanggan lain seperti 2224043xxxxx5.
        Berdasarkan hasil investegasi tim p2tl bahwa tidak ada tindakan perusakan, dan kerusakan ada pada meterannya( KWH ).
        mohon saran Admin…..

  8. segel rusak, meteran berjalan normal, tagihan normal,sudah berjalan 10tahun, di suratin dengan denda 1500.000,- bingung ane mau ngadu kesiapa? yang ngrusak siapa?

    1. segel rusak kenapa dulu gan, banding aja kalo enggak kan rusak di bongkar paksa sama rusak karena usia jelas berbeda…
      coba datangi kantor pln suruh cek catatan tagihan kalau dia nuduh sampean ngerusak segel karena disana ada catatan pembayaran

  9. kami sudah mencoba klarifikasi, tetapi nihil,mereka (petugas p2tl) tidak mau tau dengan berbagai alasan yang kami utarakan bahkan saya bawa bukti pembayaran rek. 3bulan terakhir jga tidak digubris, bukti hasil tes tera kWh juga tidak digubris,intinya kami melanggar (versi mereka).sampai sekarang sudah (14hari kerja ),kami pada tanggal 8 agustus 2017 sudah dikasih surat PENYELESAIAN TAGIHAN SUSULAN, yang bikin kami bingung yg dimaksud tagihan yang mana? sedang kan kami hanya dikasih print out trus dicoret coret dengan nominal Rp 10.588.933 apakah benar tagihanya seperti ini.( formnya tidak ada tanda tangan, tidak ada tembusan ,tidak ada bayar ke rek mana, jadi kami semakin tidak mengerti dengan ini semua).menurut Agan langkah apa lagi yang harus kami lakukan? mkasih atas saranya.

    1. jangan mas kalau asli sepertinya ada cap dari pln…
      nggak bener kalau cuma coret2 tangan…
      saya dulu langsung disuruh dateng ke pln pusat dan disana diberi penjelasan dan kesempatan menjelaskan….
      setelah mengaku bersalah baru di beri nomer rekening pln…bayarpun langsung ke pos….
      kalau nggak ketemu solusi coba di bawa ke jalur yang lebih tinggi (misal pln pusat)…
      saya sendiri nggak maksud kalau pln denda tanpa ada alasan,,kalau memang yakin nggak salah sebaiknya coba diselesaikan kalau ngotot minta denda dan ngancam mau di putus lebih baik di putus saja…

    2. Salam kenal…Mr.Edy,bole share gak?? apakah masalah ny sudah selesai???penyelesaian akhirny ngimana??karna sampai saat ini punya kita blom selesai alias dipaksa bayar 18 jt dengan DP 5jt,apakah kamu juga ada dimintai DP??

      Trims

      1. yaa …@Rani.. smpai skarang masalah belum selesai kami tunggu dari pln surat berikutnya. kami sepeserpunnn ogahhh bayarrr. karena saya merasa nggak pernah rusak segel dan meteran kami juga normal jalanya. dibawa santai saja.

        1. nanya lagi ni mas Edy..jadi listrik anda sampai sekarang sudah dipasang meteran barukah???kalo kita biarin ja biaya tagihan dendanya ntah bakal dimasukin ketagihan berikutnya gak ya???
          Mohon diinfo ya mas kalo punya kamu udah selesai.pengen tau ni akhir penyelesaian nya ngimana.soalny kita juga uda 3x ke pln ajukan keberatan tapi tetap tidak diterima,cuma jadi takut ja ntar datang lagi orang pln datang-datang maen putus ja.soalny punya kita si sudah dipasang baru lagi.an beberapa hari yang lalu ada orang pln datang kerumah lagi,tapi tidak kita layani.hmmm..jadi sehari-hari nya ketakutan ni didatangi pln.

      2. sorry baru update, semua aktivitas kami berantakan gara2 kasus p2tl ini. kami sudah berupaya sekuat tenaga toh bayar pengacara juga percuma ya sudah jujur kasus ini menyita banyak waktu kami. sedangkan kami pekerja (kuli) tidak bis fokus kepekerjaan. kasus ini benar2 menyengkelkan,kami sering uring2an anak dan yg lain kadang jadi sasaran luapan emosi kami . akhirnya kami cuma bisa pasrah yaaa sudah harus kemana lagi kita mengadu dan cari solusi? buntu sudah kami. dengan rasa berat hati kami terpaksa membayar dengan mengangsur.yaa kita rakyat kecil udah jelas tertindas mau mengadu kemana????tentang kasus ini pln pusat juga saya sudah tembusin (by Email) sampai sekarang juga blm ada balasan.sudah lah kami anggap ini suatu musibah,mungkin Tuhan punya rencana yang lebih indah. spirit2 masih banyak hal2 penting yang harus kita pikirkan.

        1. jadi memang harus diselesain ya 🙁 Mas bayar dengan nyicil apakah karna didatangi orang pln lagi atau mas sendiri kekantor pln lagi tuk ajuiin nyicil..kalo bole tau mas jadiin nyicil brp x bayar ya?? trus ada dikenakan pembayaran DP gak ya?kalo ada brapa mas bayar DP nya..trus dari 10.500.000 apakah masih dapat keringanan dikurangi angka nya?
          ditunggu mas balasan nya..
          karna blom kita urus juga ni,tiap hari galau mikirnya..urus slh..ga urus slh..
          bener2 kejam ni PLN buat ssh org ja..
          Trims..sdh mau share .

  10. Sama ni Agan2 crita ku seperti yg diatas… Kalau dirmh saya ditemukan segel rusak dan piringan jalan lambat ,hanya dengan alasan itu saya didenda 18jt(PII) ngimana ya ngatasi nya.bener-bener galau ni,sampai hari ini sudah 4hari blom bisa selesai juga masalah ni.sudah nego tetap minta dibayar 18jt dgn Dp 5jt,sisa nyicil,apa iya gan sesuai aturan ada pembayaran dp dl??kalo kita ngotot ga bayar apa ada sanksi hukuman penjara ga ya? Ato bisakah kita biarkan saja diputus dan kemudian kita mohon pemasangan baru ja atas nama org laen.karna rekening yg sekaranf juga bukan atas nama saya sendiri ,itu adalah nama pemilik yang sebelumnya,bisakah permohonan barunya atas nama saya ato org laen,mohon petunjuk ny gan,sungguh kejam kalo dipaksa bayar dengan jumlah segitu :(, Trims

    1. Mba rani maaf ,,,akhirnya solusinya gmna? Saya jg sangat keberatan klo disuruh bayar denda ksus mba rani sama persis dengan saya,,maaf minta jawaban solusinya mba

  11. Terima kasih Mas Ris,atas saran nya tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut dari PLN,jadi bingung juga kami,ini maksudnya apa? ntar jangan2 main putus listrik. kita meski hati2 sekarang kalau ada team yang datang kerumah, takut oknum.kejadian nya tanggal 2 Agustus 2017 hari selanjutnya kami sudah datang 3x untuk klarifikasi,tetapi tetap nihil belum ada keputusan sampai tanggal sekarang 16 Agustus 2017. Semoga ada titik terang ya Allohhhhh.

  12. Barusan sy juga kejadian. Ceritanya sya penghuni baru di rumah ini bulan april 2017 baru nempatin rumah ini hari ini ada orng p2tl mau ngecek meteran dan di temukan putaran kwh lambat/kadang cepet kadang lambat. Senin di suruh ke pln cikokol untuk uji lab. Sya juga ngmg tadi bahwa sya penghuni baru disini terus petugas tanya penghuni keberapa ke3/4 jawab ane tadi. Seumpama kena denda dengan ngmg sy penghuni baru gimana ya? Bisa gak sih? Apess bener nih sya

    1. maaf kok banyak terjadi seperti ini di negeri yg makmur dan loh jinawi…..permsalahan hampir sama kita orang awam gak tau aturan yg dibuat oleh PLN dan bahkan tdk disosialisasikan pd masyarakat…main putus aja dn kenakan denda setealah di periksa ada indikasi pencurian atau lobang atau apalah kata PLN…….nasib rakyat kecil..tpi kalau dirumahnya itu ada aparat, atau TNI oknum PLN tdk pernah ngubris dan periksa….ini..yg harus diluruskan……kejadian di rumah adikku baru ngajukan keberatan ke manager PLN..ketemuan baru 2 kali…..mga ada solusi baik

  13. Ikut cerita ah , siapa tau ada yg bisa kasih solusi , ceritanya 3hari lalu pada siang hari saya pulang ke rumah untuk istrirahat , tiba di rumah ternyata sudah ada petugas pln , adik saya dan bapak saya , tadinya mau cuek bebek saja saya mau langsung masuk ke rumah , tp pas sekilas denger penjelasan petugas pln bahwa meteran listrik nya bermasalah ( arus masuk langsung menuju instalasi tanpa arus keluar menuju meteran ) , sayapun menyimak penjelasan petugas tsb dan petugas menyerahkan berita acara yg minta di tandatangani ortu, adik dan saya sebagai saksi . merasa ada yg tdk beres , saya baca dulu berita acara tsb , kaget ternyata berita acara tsb berisi pernyataan bahwa ortu saya menyatakan mengakui melakukan pelanggaran listrik , terjadi debatlah dengan petugas tsb bahwa kita tidak mau tanda tangan karena merasa tidak pernah mengotak atik meteran tsb yg dimana menurut pemeriksaan petugas tsb terjadi pelanggaran , akhirnya petugas tsb mempersilahkan untuk kita datang langsung ke kantor pln terdekat , tanpa menunggu lagi kita langsung menuju pln terdekat , disana kita di terima oleh admin dan spv dari petugas pln tsb , disana kita makin kaget saja karena kita disodorkan tagihan 11jt atas temuan pelanggaran tsb . terjadi lagi debat cukup sengit yg dimana argument kami tetap bahwa kami tidak pernah mengotak atik meteran tsb , jikalau memang ada yg tidak beres dengan meteran tsb ya kami minta untuk di perbaiki , dengan enteng nya pihak pln mengatakan kami harus membayar dulu baru di betulkan . untung kita bisa menahan emosi karen sadar bahwa yg kita hadapi hanya petugas biasa, lalu saya minta ketemu dengan manager / yg berwenang di pln tsb , klasik dikatakan managernya tidak ada di tempat , yo wis akhir kata kita menyimpan nomor hp kita dan meminta untuk menghubungi kita jika managernya sudah kita bisa temui , 2 hari kemudian ada petugas pln yang telpon bahwa managernya masih meeting belum bisa ditemui dan akan di kabari kembali jika sudah bisa ditemui , namun sampai saat ini blm ada yg menghubungi kembali ,. Yg jadi pertanyaan saya kenapa tiba2 ditemukan pelanggaran meteran yg selama ini hanya petugas pln yg menyentuh meteran itu ? Apakah petugas pln sebelumnya yg melakukan mal praktek saat menangani meteran kami ? dan jika ditemukan pelanggaran kenapa tidak langsung diperbaiki sudah tau ada yg salah ko malah di biarkan ? Malah harus kita bayar dulu atas denda yg ga masuk diakal ya ? Jikapun denda tsb harus kita bayar kenapa tidak bisa muncul detail tagihan tanpa bisa di rinci dengan alasan sistem dari pusat ? Kenapa manager seolah olah menghindar untuk menemui kita ? Masih banyak sebetunya pertanyaannya hehe , ada yg bisa bantu jawab ?

    1. kami jga begituu datang 5 orang mereka bilang normal tidak ada masalah beberapa bulan kemudian datang lagi 2 orang (ini beda orang ) suruh klarifikasi ke kantor PLN , tervonis dech kita, mau argument kaya apa juga nggak dianggap .gampangkan cari duitttttt????? mudah2an tidak kena karma saja mereka. kami kena denda 11jt.hebat2 yaaaaa mereka gampang sekali cari duit.

  14. jadi memang harus diselesain ya 🙁 Mas bayar dengan nyicil apakah karna didatangi orang pln lagi atau mas sendiri kekantor pln lagi tuk ajuiin nyicil..kalo bole tau mas jadiin nyicil brp x bayar ya?? trus ada dikenakan pembayaran DP gak ya?kalo ada brapa mas bayar DP nya..trus dari 10.500.000 apakah masih dapat keringanan dikurangi angka nya?
    ditunggu mas balasan nya..
    karna blom kita urus juga ni,tiap hari galau mikirnya..urus slh..ga urus slh..
    bener2 kejam ni PLN buat ssh org ja..
    Trims..sdh mau share .

  15. KALAU KASUS METERAN PULSA MINUS GIMANA , TIBA2 TIDAK ISI PULSA LISTRIK TETAP AJA JALAN ,DAN KELUAR TULISAN -1000 NTAR JADI -1050 DSTNYA ,, INI GIMANA YA MENURUT BAPAK2

  16. Dear all,

    ada yang bisa bantu cari informasi gak ya,jika tidak pergi ke kantor pln selesain kira-kira ngimana ya,ada yg pengalaman tidak ngurusi nya gak ya?? soalnya punya kita tgl 8 sept pas 1 bulan kejadian nya,tapi sampai hari ini blom ada kofirmasi apa-apa dari pihak pln,harap-harap dengan tidak ada nya konfirmasi lg dari pln smoga masalah ini di aggap tidak ada ja…Apa mungkin ya ?? 🙁

    Jadi bagus nya ngimana ya??? ada yang bisa bantu jawab gak ya 🙁

    Kalo ini kekantor PLN uda pasti disuruh bayar,jd bagus nya ngimana ya???diami ja ato ngimana ya???

    Dear Mas Riski,

    mohon dibantu cari informasinya donk dan petunjuknya…bagusnya ngimana???

    1. ASS,,,
      selamat Malam,,,,
      dear Rani

      saran saya bu Sebaiknya datang selesaikan dendanya apabila memang terbukti ada pelanggaran bu, tinggal minta kebijakan keringanan lama angsurannya, karena sesungguh biaya Denda itu sudah diatur berdasarkan peraturan Direksi dan tentunya disetujui oleh pemerintah,jadi punya kekuatan hukum jelas, arti pln tidak bisa mengatur dendanya diturunkan atau dinaikan. pln hanya dapat memberikan kebijakan atas uang DP dan Angsurannya. dan besaran dendanya sesuai daya Terpasang,semakin besar daya terpasang maka semakin besar pula dendanya,dan begitu sebaliknya.

      perlu diketahui ada 3 jenis pelanggaran yang akan dikenakan ke pelanggan apa bila terbukti :
      1. P1 , yaitu mempengaruhi batas daya sehingga tidak sesuai kontrak. Yang ketiga pelanggaran
      2. P2, yakni memepengaruhi pengukuran. Dan terakhir pelanggaran
      3. P3 yang merupakan pelanggan murni , yaitu mempengaruhi batas daya sekaligus pengukuran.

      sesuai Standar operasion Prosedur PLN, apabila ada pelanggan yang tidak menyelesaikan Dendanya maka PLN akan melayangkan Surat Panggilan 1, ke 2, ke 3, dan apabila belum juga ada penyelesaian maka dilanjutkan dengan Surat Peringatan 1, Ke 2 dan ke 3. bila tetap tidak ada penyelesaian maka pilihan terakhir akan dilimpahkan ke Pihak yang Berwajib Sesuai UUD KetenegaListrikan no 30 tahun 2009 dgn ancaman Pidana paling lama 7 tahun dan denda 1 M.

      Dear ALL !!!!!!!
      Kepada seluruh pelanggan PLN utk menghindari Oknum, sebaik apabila ada petugas PLN yang data ke rumah pelanggan agar di mintakan Surat Tugas dan id card. dan jangan percaya apabila ada petugas yang melakukan transaksi keuangan dilapangan. karena sesungguh setiap transaksi keuangan baik yang berhungan dengan Pasang Baru Listrik , Tambah daya dan lainnya semua sudah melalui pembayaran Online ( PPOB , BANK, POS INDONESIA ).

      Terlebih pelayanan PLN sekarang sudah bisa langsung Melalui :
      CALL CENTER 1X24 123,
      PLN MOBILE ATAU
      LANGSUNG KE WEBSITER RESMI http://WWW.PLN.CO.ID
      JADI TIDAK PERLU REPOT APALAGI MENGGUNAKAN CALO.

      SALAM, PELAYANAN PELANGGAN PLN RAYON TELAGA ( GORONTALO )

      1. Trims atas informasinya ya…
        tapi kasus saya sampai hari ini blom ada penyelesaian uda 4 bln berlalu tidak ada sepucuk surat pun yang ada saya trima dari PLN,tapi ada didatangi petuga PLN 2x,orangnya sama dengan orang yg kemarin mencabut listrik ,karna takut listrik kita dicabut lagi tidak kita bukakkan pintu biar dikiraiin ga da orang dirumah,saya cuma berharap ada surat resmi atas nilai denda tersebut baru saya ke kantor PLN nyelesaian,cuma ditunggu2 g ada surat yang datang,kalo ke kantor pln takut nya tidak ada keringanan dan tetap disuruh bayar dengan dp 5jt,uang dari mana??? 🙁 binggung ni bagusnya ngimana. 🙁
        ada yang bisa berikan sarankah??bagusnya ngimana

  17. Jangankan masalah yg jelas kesalahan kita yang kesalahan dari petugas pln sendiri mereka gak mau tau. Sepertinya struktural sampai level manager pln itu sudah kongkalikong dengan petugas bawahannya. Saya aja punya masalah dgn pln sudah melapor ke pln 123 udah 3 bln gak ada tanggapan tetap kita harua bayar tagihan jutaan.
    Saya cuma bisa pasrah dan berdoa semoga org org itu terkena azab dari Allah swt.

  18. Dear All,

    mohon dibantu ya untuk kasus saya.
    Ibu saya mengkontrakan ruko 2 lantai dengan tagihan PLN bulanan yang dibayar oleh penyewa selama ini sudah lebihd ari 1 tahun tidak pernah ada masalah.
    Hari ini datang petugas PLN dan katanya di lantai 2 ditemukan pemasangan listrik Pra Bayar yang tidak pernah diisi token nya.
    Baik Ibu saya selaku pemilik dan penyewa sama sama menyatakan tidak pernah memasang listrik pra bayar tersebut dan tidak tahu keberadaannya dan selama ini membayar berdasarkan pemakaian bulanan yang tentunya resmi.
    Menurut Petugas kami terkena Pelanggaran PIV dan denda nya mencapai 50jt karena daya yang terdaftar 5000va.
    Mohon sarannya apa yang harus saya lakukan ya, kalau dari saya sih eprtama mau tau dulu data di PLN siapa yang mengajukan pemasangan listrik Pra Bayar itu terlebih dahulu, dari periode mulai dipasang sehingga bisa tau siapa yang bertanggung jawab dan kenapa dia memasanga padahal sudah ada listrik bulannannya.
    terima kasih sebelumnya!

  19. Sama banget kejadiannya baru hari Rabu kemarin orang PLN datang kerumah dengan beberapa orang polisi,satu sisi posisi saya lagi kerja dan dirumah cuma ada orgtua saya pas diperiksa oleh orang PLN katanya dimeteran rumah saya ada serabut logam kecil yg menghambat aliran dan daya listrik memang dulu pernah sempat ada penurunan daya dan itupun dilakukan oleh orang pln dari 1300 ke 900 .
    gamau tau alesan apapun dia cuma kasih surat buat datang langsung ke kantor PLN pusat,dan besok nya saya kesana saya disodorin tagihan hampir 7jt mereka cuma bilang yg dilakukan itu pelanggaran padahal satu sisi saya pun tidak tau sama sekali kalau ada serabut logam yg menghambat aliran tsb yg saya tau saya cuma mau menurunkan daya nya dan itupun dengan org PLN dan mereka mengira saya bekerja sama dgn org PLN tsb buat melakukan pencurangan .
    panjang lebar saya jelaskan dan meminta keringanan tapi hasilnya NIHIL .
    mereka cuma bisa meringankan dengan dibayar cicil selama 1tahun

  20. segel box meteran listrik saya tidak ada, tapi segel kwh & mcb masih utuh, saya baru sadar ketika petugas PLN membuka box meteran listrik dengan mudahnya (untuk cek kondisi penyambungan dalam box sudah benar). (Petugas datang kerumah karena complain saya kabel PLN putus sebelum meteran)
    Ketika saya tanya, petugas dengan entengnya bilang, kalo segelnya sebelumnya tidak ada, ya dia tidak pasang lagi, kalo mau pasang segel, silahkan datang ke kantor.
    Hal ini bikin saya waswas, saat saya mau ganti meteran dengan prabayar untuk tujuan menghemat listrik (karena sekarang rumah sudah kosong).
    Apakah kasus saya ini bakalan seperti Pak Edy? Mohon sarannya.

  21. dear all, beberapa hari yg lalu sya jg mengalami kejadian yg sama di kota pekanbaru rayon panam. tepatnya ketika sya sedang dikantor,tiba2 istri telpon ada petugas mitra pln yg namanya halalan toyyiban (*lupa tepatnya) intinya yg ngaku petugas p2tl bersama seorang polisi ke rumah. sya cepat2 pulang dan ternyata amper sudah diotak atik, sya merasa dicurangi oleh oknum2 ini..seperti dijebak..dan sya bilang bukti ini cacat krn sya tidak menyaksikan secara langsung..tp mereka tetap menyodorkan berita acara utk ditandatangani dan sya pun menolak. krn sya merasa tdk pernah melakukan hal itu. ini seperti pemerasan..sama sekali tidak ada perlindungan konsumen di mata pln. lebih baik utk urusan penyediaan listrik jgn dimonopoli pln..serahakan saja kepada swasta..pasti pelayanan lebih baik#arogansi pln#dzolim

  22. Jadi takut ternyata PLN token benar connect ke online ya, makanya mereka langsung tahu saat ada unit yang tidak beres.
    Tapi tetangganya berani sekali mengotak atik meteran listrik, jujur berbahaya sekali mengenai listrik itu, saya tidak berani, hitungan detik jika salah bisa kebakaran.

    Saya baru mau ganti ke token dan masih menunggu petugas datang. Dulu saya tinggal di rumah tua, meteran listrik segel rusak tanpa disengaja, kondisi meteran jelek sekali karena umur, bahkan meteran sudah menggantung. Ngeri abis nih kalau ada tetangga yang jail bagaimana, secara buka segelnya cuma butuh 10 detik. Nanti bakal saya pasang box besi dan gembok deh. hahaha

  23. Bulan ini sya baru selesai nyicil denda sebesar 10.500.000 padahal dlu yg ngotak ngatik org Pln sendiri, n kami ttp ngisi token tiap bulan sprti biasa,, tp pihak Pln tidak mau tau,, nyesek banget karena kami tidak dikasih keringanan atau potongan cuma di kasih keringanan nyicil doang,, ampe saya marah2 nangis2 pun gak ngaruh sama sekali,, akhirnya kami terpaksa membayar dengan tidak ikhlas,, biar Tuhan yg membalas kedzoliman org2 Pln,,

  24. boleh minta saran dan solusi nya kah bapak ibu sekalian..hari ini saya di berikan surat pemberitahuan bahwa ada denda tertagih sejak 2011 sebesar 21jt..kami di beri waktu 3 hari atau diputus listrik sama sekali…kami terhitung beli rumah ini per tahun 2012..jadi besar kemungkinan ini denda dari pemilik sebelum nya..boleh minta solusi nya gimana?

  25. Ayah saya jg mengalami kejadian seperti itu. 5 tahun yg lalu Ayah saya menambah tmpt kontrakan buat usaha percetakan didaerah senen, posisinya jadi 2 kontrakan dijadikan 1 karna bersebelahan. Kemudian ayah saya menambah daya listrik SECARA RESMI melalui pln. Setiap bulannya biaya listrik selalu kami bayarkan tidak pernah telat sedikitpun (karna selalu saya yg megurusi untuk masalah bayar listrik). Tiba2 bulan agustus lalu ayah saya didatangin oleh petugas pln dan diberikan surat yg isinya pemutusan aliran listrik, ayah saya bingung kenapa di putus padahal sudah bayar listrik dan tidak ada tunggakan. Kemudian mereka munyuruh ayah saya untuk ke kantor pln jika ingin diberikan penjelasan, singkat cerita ayah saya ke kantor pln untuk bertanya. Mereka menjelaskan bahwa terhitung sejak penambahan daya listrik atau sekitar 5 tahun yg lalu itu listrik yg digunakan itu TIDAK PERNAH MEMBAYAR TAGIHAN. Ayah saya kemudian menjelaskan dan menunjukan bukti2 pembayaran tagihan listrik yg kami bayarkan setiap bulannya, dan petugas pln nya dengan gampangnya bilang bahwa yg kami bayar setiap bulannya itu HANYA BIAYA ABODEMEN, setiap bulan nya itu kami bayar listrik itu dng jumlah nominal yg tidak sedikit sehingga kami sebagai mana orang awam mana tahu ya kalau yg kami bayar itu HANYA BIAYA ABODEMEN, yg kami tau kami membayar resmi lewat mbanking atau di mini market setiap bulannya. Mereka bilang setelah diperiksa ada KABEL YG KENDOR (ini kayanya kesalahan pihak teknisinya pas pemasangan pasti, kan yg masang mereka) sehingga tagihan yg kami bayar tiap bulan itu bukan tagihan sebenernya dan hanya biaya abodemennya saja. Dan yg bikin herannya lagi setiap bulannya kan pasti selalu ada petugas pln yg memeriksa meteran, memfoto meteran, kalo memang listrik ini bermasalah dari 5 tahun yg lalu kenapa baru skrng mereka ngasih tau ke kami nya. Petugas gak bisa jawab pas ditanya itu dan gak mau tau dengan semua pembelaan yg kita kasih. Akhirnya kami
    disuruh membayar total semua itu 141 JUTA, katanya terserah dng cara bayar lunas atau dicicil. Kemudian bsk nya dtng lagi tuh petugas dan bilang kalo kami disuruh bayar 15 jt dan dikasih waktu sampe jam 1 siang kalo mau listriknya di sambung kembali. Karna usaha ayah saya itu percetakan yg mana sanggat bergantung sekali dng listrik, akhirnya kami menyanggupi membayar 15jt itu. Ayah saya sempat tanya ke orang2 gimana cara mengatasi masalah kaya gini. Banyak yg menyarankan buat minta dicabut saja kemudian pasang baru. Kemudian 2 bulan yg lalu ayah saya mendaftar untuk pasang listrik baru dng nama yg berbeda (nama listrik yg bermasalah itu pake nama yg punya kontrakannya dan yg baru pake nama ayah saya, dan yg baru itu pake token/pulsa) setelah listrik dipasang baru, meteran listrik yg lama dicabut permanen oleh petugas pln nya sendiri. Oke kami pikir sudah tenang lah masalah ya. Eh ternyata tidak sampe disitu, kmrn tiba2 ayah saya didatangin lagi oleh petugas pln dan diberi surat pemutusan lagi. Ayah saya bingung kenapa begitu, dan lagi2 kami disuruh membayar kali ini 30JUTA kalo mau listriknya di sambung kembali. Dan setelah itu kami harus nyicil tiap bulannya sebesar 7jt. Sekedar share pengalaman yaa, barangkali ada yg punya pengalaman sama dan sudah beres masalahnya bisa share jg ya caranya gimana. Sumpah gak ikhlas banget kalo harus bayar 7 jt setiap bulan buat kesalahan yg sama sekali gak kita lakuin.

  26. Sekarang didaerah kami juga lgi sidak besar2an,bnyak yang kena denda dan jumlahnya bervariasi bahkan mencapai puluhan juta.ngerrri ahhh….tapi gimana ya yg bisa nyala listrik tapi gak punya meteran alias nyolong langsung?

  27. Apa bisa kita demo ke menteri esdm? Atau sekalian langsung ke bapak preiden jokowi? Sempet mikir, apa beli genset sendiri saja ya? Toh pln sama2 pake solar juga …..

  28. Kalau anda yakin kesalahan yang terjadi akibat kelalaian Petugas PLN dalam pemasangan meter KWH sehingga mempengaruhi hasil/nilaianya. Setelah anda jelaskan mereka tidak mau tahu, maka sebaiknya anda tuntut pihak PLN melalui pengadilan secara perdata dan meminta ganti rugi 1.000.000.000 atau terserah anda dengan Pasal Perbuatan Melawan Hukum. Tapi ingat, anda harus dapat membuktikan di pengadilan bahwa kesalahan tersebut diakibatkan oleh petugas atau rekanan PLN.

  29. Adakah yang kasus/problem nya sudah ada kelanjutannya? Karena saya jg tertimpa masalah yg sama. Dua hari lalu petugas PLN datang (saya yg panggil karena listrik rumah beberapa kali mati / jeglek sendiri dalam sehari). MCB ternyata rusak, tapi saat meteran dibuka, petugas menemukan kabel yg tidak seharusnya ada dan ditengarai terjadi kecurangan. Tentu saja ini bukan kerjaan saya (mungkin pemilik rumah sebelumnya), petugas P2TL harusnya datang kemarin tapi sampai hari ini masih belom datang. Kami masih was2 sekarang ini menunggu2 petugas datang.

    Kalo ada yg sudah punya solusi, atau langkah hukum yang bisa dilakukan tolong share yah. Terima kasih.

  30. Saya mengalami hal serupa di toko saya yg berlokasi di daerah Sanur , Bali. Mereka mendapati meteran saya sudah diotak atik sehingga pulsa listrik tidak pernah habis/ berkurang. Denda yang diberikan 28jtan. Saya sudah bolak balik ke kantor PLN untuk mengajukan keberatan serta melayangkan surat keberatan kepada mereka tapi jawabannya adalah tidak ada kompromi kecuali keringanan tempo pembayaran denda dengan dicicil 3 bulan.
    Saya sempat menemui manager rayon, jawabannya adalah dia hanya melakukan tugas dan tidak punya wewenang untuk memberi keputusan lain.
    Saya lalu menanyakan siapa yang memiliki kewenangan lebih, dia lalu berjanji menyampaikan masalah ini ke atasannya, tapi sudah 2 minggu lebih tidak ada beritanya.
    Kesan yang saya dapati adalah bahwa saya kena jebakan dan merekapun tau bahwa saya tidak akan menang karena PLN memiliki monopoli atas jasa listrik yang semua orang butuhkan.
    Setelah membaca cerita2 orang yang mengalami hal serupa, saya semakin pesimis.
    Sungguh jahat PLN Indonesia.

  31. saya mau minta bantuan tmn2 yg tau informasi…rumah sya sdh 5 th tdk ditempati krn tdk ada listrik akibat pembongkaran P2TL gara2 pengguna listrik sebelumnya yg skrg tidak tau kmn rimbanya.warisan yg ditinggalkannya sbb: tagihan P2TL sekitar 8 jutaan ditambah tagihan lsitrik yg belum dibayar 1,2jt. Dan sekarang saya mau pasang baru yg 4 ampere, biaya pemasangan 1,3jt.
    saya dtg ke PLN,minta info prosedur pemasangan,tp malah jd berbelit2, ada yg bilang, harus bayar pasng baru ditambah byar tagihan listrik, kemudian bayar cicilan P2TL setiap bulannya. namun ada juga petugas yg menginfokan, cuma byar psg baru kemudian byar cicilan P2TL setiap bulannya…jd tagihan listrik tdk ada lagi.
    menurut tmn2 yg tahu,sebenarnya prosedur biaya pemasangan baru dan kena P2TL itu bagaimana ya?

  32. Setiap pemasangan listrik harus di dampingi si pemilik Rumah, Petugas harus memiliki tanda pengenal Dan Surat tugas. Serta bukti Surat pemasangan.setelah selesai konsumen memastikan Dan bertanya :apakah Sudah baik pemasangan KWH meter…

    Utk pembelian rumah dari org lain… Seharusnya kita harus mendatangi si pemilik rmh yg pertama… Dan di renggukan Krn Kwh meter tdk bisa berobah nama pemilik kecuali kita urus dgn pemasangan kwh meter baru

  33. 11 Juta,,, meteran rusak, kaca pecah, pringan ga berputar…. padahal yg ngrusakin petugas pelaksana karna kurang hati2 & kasar…. alih-alih pengin beretikad baik, melapor karna ada kerusakan,, ehhhh…… malah kena denda….!!!!!

  34. ane saja dari tggl 20 januari 2018 mohon tambah daya tidak pernah diproses. padahal sudah bayar administrasi online. pas lapor eh malah ditunda. seperti hal diatas, PLN kalau mau cari kesalahan pelanggan no 1, pelayanan no 100. memang PLN tidak profesional. bukan milik rakyat…..

  35. Saya jg mengalami hal serupa….
    Padhal jelas2 bkn dr pihak kami yg salah…
    Karna yg melakuknpemasngn km kn pihak mereka walaupun mereka memgatakan itu bkn r dr pihak mereka(pln) tapi dr pihak ketiga … ya sama sj kn
    Tpi apalah daya kami hxrakyat biasa.. hanya bisa menuruti.
    Tpi lahir bathin z tdk ikhlas dengan beban pelanggaran itu. Toh bk an kmi yg salh.
    Allah maha tahu kok….
    Pasti mereka akan rasakan itu nanti bgmna kalau berada di posisi kami sekarng

  36. Saya juga mengalami hal sama dan dipanggil ke kantor pln untuk menyaksikan pemeriksaan meteran di lab pln dikarenakan menurut mereka meterannya tidak ada segelnya..setelah membaca komen2 diatas apakah tidak ada solusinya sepertinya dituduh sepihak padahal kita tidak tahu menahu sama sekali.
    Apakah kita tidak bisa melaporkan maslah ini ke polisi atau menyerahkan masalah ini ke pengadilan.

  37. Kronologi : Pada tgl 15 Feb 2018 ada petugas PLN 3 orang datang kerumah untuk melakukan pengecekan meteran PLN rumah.kebetulan yang ada di rumah istri dan anak saya yg masih kecil.Istri saya mengira cuma melakukan pengecekan meteran seperti tiap bulan,setelah di persilakan masuk pagar petugas melakukan pengecekan,istri saya tidak mendampingi karena tidak ada penjelasan sebelumnya.Karena waktu bertepatan jam pulang sekolah anak saya yg masih TK.Istri saya meninggalkan ketiga petugas tersebut melakukan pengecekan meteran.Alangkah terkejutnya istri setelah pulang jemput anak,petugas mengatakan bahwa segel meteran telah rusak dan ada indikasi pernah dibongkar.karena panik istri saya telp.saya yang saat itu lagi kerja.Saya minta penjelasan ke petugas apa masalahnya,setelah menjelaskan panjang lebar,petugas mau mengambil meteran lama drumah saya dan mengganti dengan yang baru.Karena istri saya masih syok,akhirnya saya minta dipending besok pagi sebelum saya berangkat kerja.Besoknya tgl 16 Feb 2018 sekitar jam 10an petugas datang lagi dan menjelaskan kepada saya tentang indikasi kecurangan pada metean saya.Saya menyanggah dan menyampaikan bahwa saya tidak pernah melakukan kecurangan dan utak-atik meteran selama saya tinggal dari th.2012- 2018.Tapi petugas berdalih hanya menjalankan tugas.akhirnya petugas mengganti meteran saya dan saya harus menendatangani surat ,dimana surat itu harus saya bawa ke kantor PLN dan menemui petugas .
    Setelah selesai dan petugas pergi saya langsung meluncur ke Kantor PLN Pondok Kopi Jakarta Timur yg sudah di tunjuk.sampai disana sya menyampaikan apa yg saya alami.petugas cuma minta nomer HP saya dan katanya akan dihub,kembali ketika meteran rumah saya di bongkar di lab.PLN cabang jatinegara.akhirnya saya pulang menunggu telp.pihak PLN.
    Selama sebulan lebih pangiilan dari PLN tidak ada kabar.akhirnya pada tgl 16 Maret 2018 ada surat Panggilan kedua dari PLN yang mengharuskan saya datang ke kantor PLN pondok kopi seperti sebelumnya.tgl 19 maret saya datang dan menanyakan perihal surat panggilan kedua tersebut,petugas bilangnya saya belom pernah datang lapor masalah P2TL.saya masih sabar menyampaikan bahwa saya pernah datang melapor dan diterima petugas si A.saya lupa nanya namanya,kebetulan hari itu dia gak ada,saya di terima petugas lain.Akhirnya petugas meminta nmer telp,.saya kembali dan pada tgl.20 Maret 2018 saya di telp.petugas PLN dan suruh datang ke Lab.PLN Jatinegara pada tgl 21 Maret 2018.Akhirnya saya datang pada tgl tersebut dan di Lab.di tunjukkan meteran saya yg sudah disegel plastik saat pembongkaran.setelah dijelaskan panjang lebar akhirnya petugas melakukan pengetesandengan alat untuk menguji putaran piringan meteran dan hasilnya normal,tahap selanjutnya petugas lab. melakukan pembongkaran onderdil meteran.dan hasilnya di dalamnya terdapat jumper kabel kecil dan di situlah terbukti kecurangan pada meteran tersebut.saya tetap bersi keras bahwa saya tidak pernah mengutak-atik meteran selama tinggal,tambahan info rumah yang saya tempati di beli mertua pada thun 2010 dan saat itu sudah ada meteran aktif.pada tahun 2011 rumah di renovasi total.setelah itu petugas lab.menyarankan saya kembali ke Kantor PLN pondok Kopi untuk membuat laporan.
    Pada tgl 22 Maret 2018 saya datang ke kantor PLN dan menyerahkan hasil lab.
    Setelah itu barulah petugas menyampaikan bahwa saya melakukan pelanggaran dan kena denda P2,dimana dendanya sebesar10 jutaan.sya dan istri kaget dan minta keringanan biaya denda dengan alasan saya tidak pernah melakukan pelanggaran itu.petugas tetap kekeh dan menyampaikan apabila keberatan silahkan membuat surat keberatan yg di tujukan ke Manager PLN.akhirnya saya dan istri pulang.
    Sampai rumah saya menyipkan data2 tagihan listrik 1 tahun terakhir dan data2 pendukung lain untuk lampiran surat keberatan.daya listrik Rumah saya 1300 dengan tagihan sebesar 280-330an /bulan .
    Setelah data lengkap tgl 27 Maret Istri saya datang sendiri ke kantor PLN tanpa di dampingi saya.dan hasilnya Manager PLN tidak bisa di temui dan istri saya hanya meninggalkan surat keberatan tersebut.kata petugas PLN akan di bales 2-3 hari.sudah telp call center PLN 2x tidak ada tanggapan.Akhirnya hari ini tgl 12 April 2018 datanglah surat Panggilan ke III yang intinya Surat keberatan saya ditolak PLN dan saya harus menyelesaikan tagihan susulan /denda .
    Apabila dalam tempo 3 x 24 jam tidak diselesaikan akan dilakukakn pemutusan.

    Mohon informasinya apakah ada solusi untuk hal ini?

    1. iya kok saya sama persis dengan bapaknya juga,, waktu itu yang ada dirumah cuma mommy saya dengan anak anak sya,, dan tiba tiba ada petugas P2tl melakukan pengecekan hanya dirumah saya,,rumah lain tanpa dicek di palem ganda asri 2. saya awalanya minta dinaikkan daya nya oleh saudara sya dikarenakan sedang sibuk sayanya and kebetulan suami saya keluar pulau,,, lalu tanpa ada pembveritahuan org pln ada dateng kerumah sya dan meng utak atik listrik token saya .. na stelah dia pergi ,,nggak lama ada petugas lagi P2tl juga dua org ngaku dri org pln tapi nggak pake mobil PLN… dateng kerumah saya langsung ukur meteran dan langsung bicara ama temennya di mobil lalu mengganti meteran sya dengan meteran dummy milik swasta P2tl,,, dan diberikannlah surat sebanyak 5 lembar yg disitu tertera kami melakukan pelanggaran atau ngejamper,, na saya bgitu pulang kerja malem,, sya mendapati surat itu yg berisii pelanggaran and mommy saya ttd di kertas tsb yg isinya besok pagi sya harus dtg kesana utk klarifikasi,, lalu karna tidak bisa,, sya langsung telf ke PLN kebon jeruk di 3 nomer dan sd siang tidak diangkat,, lalu saya komplain ke 123 lalu laporan itu dicatat… lalu 2 hari setelah itu sya didatangai lagi 2 petugas P2tl dan diberikan 2 surat yang say tidak mau buka and isi suratnya sya tidak tau,,akhirnya sya sempetin dtg jumat lalu tgl. 13 April 2018 ke PLN area KEBON JERUK,, lalu setelah diceritakan panjang lebar bahwa sya sama sekali tidak merasa ngejamper ataui mencuri atau nyolong listrik sama sekali, karna selama sya tinggal di rumah baru itu sejak tanggal 12 maret an baru serah terima kunci and sya slama bbrpa minggu itu slalu beli token skitar sudah 1 jutaan and slalu ngejeglek,, tapi petugas itu sama skali nggak mau tau ,, sya dikenakan denda Rp. 11.430.000an.. lalu sya dengan geram pergi begitu saja dari petugas itu dan sya menyatakan keberatan…lalu bagaimana juga solusinya,,, setelah liat dari masing masing crita diatas kenapa PLN resmi membiarkan petugas and oknum2 P2tl dengan sebegitunya ke masyarakat yang jelas jelas tidak bersalah dan tidak makan atau mencuri listrik PLN,, apalgi sya sama skalii tidak menikmati apapun yang mereka tuduhkan dan saya penghuni baru disitu,, lalu harus bagaimana sya???… padahal saya juga baru aja mau 1 bulan tinggal disitu and sya sudah keluar bnayak ke perumahan tsb.. gmna solusinya ya

      1. Coba saja membuat surat keberatan ke Manager PLN area Kebon Jeruk di lampiri data2 pendukung….Saya sudah mencoba ngajuin surat keberatan ke PLN Pondok Kopi dan Gambir…Hasilnya NIHIL….PLN tidak mau tahu dan hanya memberi keringanan cicilan 6-12 bulan…Pengalaman buat yang lain…Hati2 kalo ada petugas P2TL kerumah anda,tidak perlu takut kalo anda tidak merasa berbuat kecurangan tapi awasi segala gerak-gerik petugas yang di lapangan ,jangan sampai kena jebakan seperti kami….Terima kasih.

        1. waduh jadi ngeri2 sedap baca ginian..
          Barusan bgt kejadian sama rumah saya..
          Singkat cerita Meteran dirumah dicek ternyata ada yg janggal menurut petugas pln (read: ada jumper/lubang kecil dimeteran) yang didampingi polisi.. akhirnya Meteran diganti sama yg baru oleh mereka.. dan meraka pulang.. udah gtu aja…

          klo tmn2 diataskan disuruh ttd atau semacamnya, sama saya ga.. mereka pun ga ada bilang klo saya melakukan pelanggaran.. cuman mereka bilang klo ada jumper ( dua lubang kecil )

  38. Setelah saya baca baca kejadian teman” disini maka kesimpulan mya. Kepurusan PLN itu mutlak dan tidak ada yg bisa menghindari denda yg ditetapkan ataupun pembelaan nya diterima. Kejadian yg sama juga saya alami kemarin siang. Dimana ada 6org dr perusahaan outsourcing pln dan 2 polisi. Sebelum saya izinkan utk mencabut meteran saya mereka dengan paksa mencabut meteran saya dan saya tidak bs menghalangi karena saya ditahan oleh polisi tersebut. Alasan nya mereka curiga bahwa meteran saya rusak dan mreka ingin mengganti dengan yg baru

  39. Sudah 1 bulan ini listrik token di rumah selalu muncul gambar tangan dan periksa ( saya migrasi sekitar 6 bulanan ) akibatnya tiap kali mo ngisi pulsa harus menunggu petugas PLN dan setiap kali di temper tanda itu tetap muncul. Empat petugas PLN yang datang buat temper selalu bilang ada masalah di instalasi tanpa pernah memeriksa meteran sekalipun! Mereka cuma clear temper saja.
    Gerah dengan alasan tersebut dan khawatir akan terjadi sesuatu ke depannya kalau terus muncul tanda periksa, akhirnya saya bayar ahli instalasi berpengalaman ( pekerja lapangan pln juga namun ikut CV dg jam terbang dan pengalaman tinggi ) untuk memperbarui semua kabel instalasi, buang kabel2 lama dan mutus kabel yang tak terpakai, ganti semua stop kontak, saklar lampu sampe steaker lampu ( habis 2 jutaan ) namun jreengg! Tetep muncul gambar tangan dan periksa.
    Akhirnya saya nelpon lagi pln karena sudah capek dan sudah melaksanakan kewajiban sebagai pelanggan dengan mengganti semua instalasi namun meteran masih bermasalah! Saya menyuruh tukang instalasinya untuk menjelaskan pada petugas PLN ( karena kalo saya yang nemui pasti akan sama hasilnya menyalahkan instalasi lagi ) kebetulan juga tukang instalasinya mengenal semua petugasnya akhirnya mereka mencabut meteran katanya mau diperiksa dan disuruh nunggu 3-4 hari dan untuk sementara listrik di rumah di loss! Katanya nanti ada tagihan dan bisa dibayar ke alfa atao kantor pos. Sebelum dicabut mereka memberi bukti surat jalan kalo petugas PLN yang membuka segel meteran ditanda tangani petugas dan tukang instalasinya ( karena waktu itu saya kerja disaksikan ibu dan mas saya )
    Pertanyaan saya adalah benarkah langkah2 yang dilakukan petugas tersebut dan kalau terjadi sesuatu misalnya kejadian2 di atas bisakah saya menjadikan surat bukti buka segel oleh petugas pln tersebut sebagai bukti yang kuat kalau saya tidak otak atik meteran karena segelnya masih utuh saat dibongkar petugas?

  40. Ikut gabung ah, skedar sharing saja…
    Di rumah aku juga beberapa bulan lalu kena tagihan, krn pelanggaran meteran yg tidak jalan 2 bln sblmnya, ada bukti frekuensinya jg, surat pln jg tp ga ada ttdnya cm nama aja, sama kakak ku di foto petugas pln nya diem diem krn takut penipuan, kena tagihan 400rb lebih, kami sekeluarga menganggapnya krn ke sambar petir bbrp bln lalu mgkn krn listrik sempat mati sejenak, selanjutnya listrik nyala lg spt biasa, bayar listrik tiap bulan lancar spt biasa, akhirnya kakakku pergi ke pln lgsg sblmnya kata petugasnya bs bayar lwt alfa atau indo, tp pas kami ke alfa atau indo tagihan atasan nama kami tdk ada, otommatis kami bingung, akhirnya bsk pagi kakakku lgsg ke pln menemui org yg difotonya, ketemu dan lgsg disuruh bayar tanpa ada bukti pembayaran, kakakku maksa hrs ada buktinya, klo tdk ada buktinya kakakku minta menemui managernya saja akan tetapi malah jd dioper oper, menemui Bapak yg a yg b smpe yg c nnti balik lg ke yg a, akhirnya kakakku kesal dan lgsg meminta solusinya segera, akhirnya petugasnya memberikan nomor transfer yg harus dibayar melalui alfa, stlh ke alfa ternyata bs pdhl smlm tdk ada tagihan, kami pny bukti resmi dr pln, kami fikir selesai sampai disitu,

    Selang bbrp bulan lg ada tagihan lg jumlahnya 700rb’n katanya meteren nya tdk jalan lg, kami lgsg menyuruh petugas pln memeriksanya dia katakan meterannya normal, kami tanyakan lalu masalahnya dimana? Kami sdh melunasi yg katanya pelanggaran bbrp bln lalu, kami disuruh dtg ke pln lg, disana kami jelaskan dgn membawa seluruh bukti pembayaran baik pembayaran pelanggaran atau yg stiap bulan, disana petugas pln sdh tdk bs menjawab apa apa lg, kami tanya mengapa ada tagihan lg, mereka hanya menjawab mgkn petugas kami bagian penginputan blm menginputnya pak, krn saat itu kakaku yg sblmnya ke pln dtg dgn kakakku yg bodyguard. Yg kami bingungkan knp pelanggaran berbulan bulan baru ditagih bbrp bln selanjutnya, memang pln tdk ada yg mengontrol tiap blnya? Hrsnya sigap, 1 bln terlihat ada pelanggaran lgsg beritahukan, jgn kaya sengaja spt itu, menunggu sampai juta jutaan…

  41. Dear all, saya ingin bertanya..
    Saya akan menceritakan dari awal yaa, saya memiliki 2 rumah satu di depan dan satunya dibelakang. puluhan tahun lalu meteran ada didepan(pascabayar),kemudian 5bulan yg lalu saya mengajukan pemindahan meteran ke belakang dan dipindahlah itu meteran dirumah belakang sekalian saya tambah daya..
    Oke sudah beres di pindah belakang plus tambah daya menjadi 900v(jadi perbulan ini saya baru memakai daya 900v selama 6bulan)..
    Kemudian baru saja kemarin ada petugas pln datang dan katanya ini melanggar peraturan, dan akan terkena denda.dikarenakan ini hari sabtu dan pln tutup jadinya akan saya datangi kantor pln pada hari senin besok..
    Yg saya tanyakan, menurut agan² disini kira² kl kasus seperti itu termasuk pelanggaran pasal berapa.dan dendanya berapa yaa?
    2 hari saya kepikiran karna masalah ini,karna yg masang juga pihak pln tp setelah berbulan² berlalu saya divonis terjadi pelanggaran dan kena denda. Sedangkan untuk kehidupan sehari2 saja cenderung pas²’an 🙁

  42. Saya pernah mendapatkan denda dari PLN sebanyak 11 juta golongan 2, itu kesalahan dr awal pemasangan oleh oknum PLN, padahal saya tidak minta untuk curang ttp tanpa sepengetahuan saya oknum memasang meteran dgn curang, sudah bertahun2 ketahuan oleh pihak PLN dan saya kena denda, saya kira PLN mesti memberikan informasi kepada masyarakat, karena banyak yg menjadi korban dengan alasan mencuri daya seperti yang saya alami

  43. Derita pelanggan PLN percuma melawan pelanggan tak kan menang. 20 januari 2019 saya bayar tagihan satu bulan ke konter yg ada layanan bayar listrik. Bulan februari dan maret belom bayar karena nunggu gajian. Tgl 10 maret datang tagihan terhitung 3 bulan (januari,februari,maret) kertas di selipin bawah pintu rumah sya, saya temui si pelayan konter katanya lupa setor yg bulan januari. Di tagihan minta tgl 13 maret untuk melunasi tapi saya blom dapet uangnya. Tgl 18 maret meteran di bongkar tanpa ada orang yang tahu (rumah kosong,saya dan suami kerja) liat meteran sudah di bongkar langsung saya cari pinjaman melunasi yg 2 bulan. Lanjut ke kantor pln untuk minta pasang kembali amper meteran saya. Tapi saya sangat kecewa dan merasa sangat di zholimi karena mereka memasangnya kembali sehari sesudah saya pelunasan dan itu menjelang maghrib yang lebih membuat kecewa amper meteran listrik saya di ganti amper listrik pulsa. Sayo ngotot minta yang lama tapi tetap tidak bisa. PLN saya satu dari sekian orang yang kalian dzolimi/aniaya semoga ALLAH SWT menunjukkan kuasanya.

  44. PLN memang sengaja kalo ada pembayaran denda tidak di input, setelah 5 tahun Listrik prabayar ku di blokir telpon 123 saya di suruh bayar cicilan angsuran yang kurang 4 bulan sebesar 400ribu dengan alasan ada audit,memang ya audit 5 tahun sekali apa?? aneh.

    1. Kejadian sama dengan saya… 2014 baru kebaca di 2019. Alasannya keselip & ada audit diawal oktober.
      Telpon 123 gak ada solusi sementara, krn pas diputus hr jumat malam, harus bayar 10 juta & hrs menghadap ke kantor hari senin, semoga Allah membalas kezholiman mereka terhadap rakyat bawah. Aamiin…
      masih penasaran.. apakah bisa pasang baru aja sekalian dengan beda nama jadi dendanya dibiarkan saja ?, kl itunga2an pasang baru hanya 1.4 jika harus bayar denda.

  45. Admin yang terhormat.
    Apabila kita terkena denda P2TL apakah masih dapat Nego. Karna kesalahan yang kita lakukan baru hari itu saja dan Urgent.

    Terimakasih

  46. bro mohon tanggapannya ya… saya baru kemarin disuruh lapor sama petugas pln bulanan yg mengecek Kwh listrik, baru bulan sekarang dikasih tau bahwa Kwh ternyata angkanya ga berputar. saya lapor kemarin hari sabtu dan belum tau kapan petugas PLN kerumah saya untuk mengecek. cuma untuk segel masih aman dan sama sekali blm kena tangan… apakah nantinya saya kena denda ya sampe belasan juta gitu? ko bacanya ngeri bgt ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.