Kucing Susah Makan, Padahal Biasanya Lahap? Cari Tahu Penyebabnya Sebelum Terlambat

Posted on

Ada satu hal yang sering membuat pemilik kucing bingung: makanan sudah diberikan, kucing datang dan mencium mangkuknya, tetapi setelah itu pergi begitu saja.

Kadang kucing hanya sedang bosan dengan makanan. Namun, ada situasi ketika perilaku tersebut sebenarnya merupakan tanda bahwa kucing sedang tidak enak badan.

Yang membuat masalah ini sedikit rumit adalah kucing tidak selalu menunjukkan rasa sakit dengan cara yang jelas. Kucing bisa tetap terlihat tenang, tidur seperti biasa, bahkan masih mau bermain sesekali, meskipun sebenarnya sedang mengalami masalah kesehatan.

Jadi, kalau kucing tiba-tiba susah makan, pertanyaan pertama sebaiknya bukan “makanan apa yang harus saya berikan?”, melainkan:

“Kenapa kucing saya tidak mau makan?”

Kucing susah makan belum tentu karena tidak suka makanan

Ada perbedaan antara kucing yang pemilih makanan dan kucing yang kehilangan nafsu makan.

Kucing pemilih biasanya masih menunjukkan ketertarikan terhadap makanan tertentu. Misalnya, tidak mau makan dry food tetapi langsung tertarik ketika diberikan wet food atau makanan dengan aroma yang lebih kuat.

Kucing Susah Makan, Padahal Biasanya Lahap? Cari Tahu Penyebabnya Sebelum Terlambat | ternak

Sementara itu, kucing yang benar-benar kehilangan nafsu makan bisa menolak hampir semua makanan.

Perbedaan ini penting karena kehilangan nafsu makan pada kucing dapat menjadi tanda berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan gigi dan pencernaan sampai penyakit seperti penyakit ginjal, diabetes, pankreatitis, atau masalah hati.

1. Coba perhatikan apa yang terjadi ketika makanan diberikan

Ini salah satu cara sederhana yang sering terlewat.

Jangan hanya melihat apakah makanan habis atau tidak. Perhatikan reaksi kucing ketika melihat makanan.

Kucing datang, mencium, lalu pergi

Kondisi ini bisa terjadi ketika kucing tertarik terhadap makanan tetapi kemudian mengalami mual, merasa tidak nyaman, atau memiliki masalah lain yang membuatnya tidak jadi makan.

Kucing ingin makan tetapi kesulitan mengunyah

Kalau kucing mendekati makanan tetapi tampak kesulitan mengambil atau mengunyahnya, masalah pada mulut atau gigi patut dicurigai.

Masalah gigi pada kucing bahkan tidak selalu terlihat dari luar. Pemeriksaan dokter hewan dapat menemukan masalah yang berada di bawah garis gusi.

Kucing sama sekali tidak tertarik pada makanan

Kalau makanan favorit pun tidak menarik perhatiannya, jangan langsung menganggap kucing sedang bosan.

Perubahan nafsu makan yang mendadak lebih baik dianggap sebagai sesuatu yang perlu dipantau dengan serius.

2. Makanan atau cara penyajiannya memang menjadi masalah

Tidak semua kasus berhubungan dengan penyakit.

Kucing dapat menjadi sangat selektif terhadap makanan. Perubahan merek, rasa, tekstur, aroma, bahkan tempat makan dapat membuat sebagian kucing enggan makan.

Lingkungan tempat makan juga ternyata berpengaruh. Suara berisik, lalu-lalang manusia, hewan lain, mangkuk yang kotor, atau posisi tempat makan yang terlalu dekat dengan litter box dapat membuat kucing tidak nyaman.

Karena itu, sebelum panik, coba evaluasi:

  • Apakah makanannya baru diganti?
  • Apakah makanan sudah terlalu lama terbuka?
  • Apakah mangkuknya bersih?
  • Apakah ada hewan lain yang mengganggunya?
  • Apakah tempat makan berada di area yang ramai?
  • Apakah ada perubahan besar di rumah?

Kadang masalahnya bukan pada makanannya, melainkan pada situasi ketika kucing makan.

3. Kucing bisa kehilangan nafsu makan karena stres

Kucing sangat memperhatikan lingkungan di sekitarnya.

Kedatangan kucing baru, pindah rumah, perubahan rutinitas, suara keras, atau konflik dengan hewan lain dapat memengaruhi perilakunya.

Cornell bahkan mencatat bahwa tekanan psikologis dapat menyebabkan kucing kehilangan nafsu makan, termasuk setelah perubahan besar dalam lingkungan sosialnya.

Jika kucing masih terlihat sehat tetapi nafsu makannya berubah setelah terjadi perubahan lingkungan, berikan ruang yang tenang dan pertahankan rutinitasnya.

Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa penyebabnya adalah stres. Penyakit tetap perlu dipertimbangkan, terutama jika perubahan nafsu makan berlangsung atau muncul gejala lain.

4. Sakit gigi sering tidak terlihat dari luar

Ini salah satu penyebab yang mudah terlewat.

Bayangkan manusia sedang sakit gigi. Kita mungkin tetap lapar, tetapi makanan yang masuk ke mulut bisa terasa menyakitkan.

Hal serupa dapat terjadi pada kucing.

Kucing dengan masalah gigi atau mulut mungkin:

  • mengunyah dengan aneh,
  • menjatuhkan makanan,
  • lebih memilih makanan lembut,
  • mengeluarkan air liur,
  • memiliki bau mulut,
  • atau mendekati makanan lalu meninggalkannya.

Yang perlu diingat, gigi yang tampak baik dari luar belum tentu berarti mulut kucing benar-benar sehat. Pemeriksaan dokter hewan tetap diperlukan jika dicurigai ada rasa sakit ketika makan.

5. Jangan abaikan muntah, diare, atau perubahan berat badan

Susah makan menjadi lebih penting untuk diperhatikan ketika muncul bersamaan dengan gejala lain.

Misalnya:

Tidak mau makan + muntah

Tidak mau makan + diare

Tidak mau makan + semakin kurus

Tidak mau makan + lemas

Tidak mau makan + terlihat kesakitan

Kombinasi seperti ini membuat kemungkinan adanya masalah kesehatan menjadi lebih mengkhawatirkan.

Gangguan pencernaan, pankreatitis, penyakit ginjal, masalah hati, dan berbagai kondisi lain dapat menyebabkan nafsu makan turun.

6. Kucing yang gemuk justru perlu lebih diperhatikan ketika berhenti makan

Ini mungkin terdengar aneh.

Bukankah kucing yang gemuk memiliki cadangan energi?

Masalahnya, tubuh kucing tidak menangani kondisi tidak makan dalam waktu lama dengan cara yang sama seperti yang mungkin kita bayangkan.

Ketika kucing tidak mendapatkan makanan, lemak tubuh dapat dimobilisasi untuk memenuhi kebutuhan energi. Pada kucing, proses tersebut dapat menyebabkan penumpukan lemak di hati yang dikenal sebagai hepatic lipidosis atau fatty liver.

Risikonya menjadi perhatian khusus pada kucing yang kelebihan berat badan.

Jadi, jangan berpikir:

“Tidak apa-apa kucing saya tidak makan, toh dia masih gemuk.”

Justru kucing dengan berat badan berlebih yang tiba-tiba berhenti makan perlu mendapatkan perhatian serius.

7. Berapa lama kucing boleh tidak makan?

Tidak ada angka tunggal yang aman untuk semua kucing karena usia, kondisi tubuh, penyakit yang mendasari, dan jumlah makanan yang masih dikonsumsi ikut berpengaruh.

Namun, jangan menunggu berhari-hari hanya untuk melihat apakah kucing akan makan sendiri.

Cornell menyebut kehilangan nafsu makan yang menetap dapat berdampak serius pada kucing dewasa bahkan dalam waktu sekitar 24 jam, sementara anak kucing yang sangat muda memiliki risiko yang lebih cepat.

Karena itu, jika kucing benar-benar tidak makan atau jumlah makanannya turun drastis, sebaiknya hubungi dokter hewan lebih awal daripada menunggu sampai kondisinya memburuk.

8. Apa yang bisa dicoba di rumah?

Jika kucing masih aktif dan tidak menunjukkan tanda sakit berat, beberapa langkah sederhana dapat dicoba.

Berikan makanan yang biasanya disukai

Jangan langsung mengganti banyak jenis makanan sekaligus.

Tujuannya adalah mengetahui apakah masalahnya memang berkaitan dengan makanan.

Coba makanan basah

Aroma makanan basah sering lebih menarik bagi kucing tertentu. Namun, tidak semua kucing menyukainya.

Jika mencoba makanan baru, Cornell dan sumber veteriner lain menyarankan pendekatan yang tidak memaksa dan memperhatikan respons kucing.

Buat tempat makan lebih tenang

Jauhkan mangkuk dari litter box dan area yang ramai.

Jika ada beberapa kucing di rumah, perhatikan apakah salah satu kucing membuat kucing lain merasa tidak aman ketika makan.

Berikan porsi kecil

Untuk kucing yang sedang mengalami penurunan nafsu makan, porsi kecil yang diberikan lebih sering kadang lebih mudah diterima daripada satu porsi besar.

Jangan memaksa makanan masuk ke mulut

Ini penting.

Ketika kucing tidak mau makan, pemilik terkadang mencoba membuka mulutnya dan memasukkan makanan secara paksa.

Cara tersebut bukan solusi yang selalu aman. Pemaksaan dapat membuat kucing semakin memiliki asosiasi negatif terhadap makanan dan meningkatkan risiko makanan masuk ke saluran pernapasan.

Jika kucing benar-benar tidak mau makan, dukungan nutrisi sebaiknya dilakukan berdasarkan penyebabnya dan dengan arahan dokter hewan.

Kapan harus segera ke dokter hewan?

Jangan hanya menunggu jika kucing:

  • sama sekali tidak mau makan,
  • semakin lemas,
  • muntah berulang,
  • mengalami diare,
  • kehilangan berat badan,
  • terlihat kesakitan,
  • sulit bernapas,
  • mengeluarkan air liur berlebihan,
  • menunjukkan warna kuning pada gusi atau bagian putih mata,
  • atau mengalami perubahan perilaku yang drastis.

Terlebih lagi jika kucing memiliki riwayat penyakit atau sebelumnya mengalami kelebihan berat badan.

Dalam kondisi seperti itu, dokter hewan tidak hanya akan mencoba “membuat kucing mau makan”. Yang lebih penting adalah mencari mengapa kucing berhenti makan.

Pemeriksaan dapat mencakup pemeriksaan fisik, mulut dan gigi, serta pemeriksaan darah, urine, feses, atau pencitraan jika diperlukan.

Jadi, apakah kucing susah makan selalu berbahaya?

Tidak.

Kucing bisa saja menolak makanan karena makanan berubah, tempat makan tidak nyaman, stres, atau memang sedang menjadi lebih pemilih.

Tetapi masalahnya adalah kita tidak bisa mengetahui penyebabnya hanya dengan melihat mangkuk makanan.

Itulah mengapa perubahan pola makan lebih baik dilihat sebagai sebuah petunjuk, bukan sekadar perilaku manja.

Jika kucing masih mau makan sedikit, tetap aktif, berat badannya stabil, dan tidak menunjukkan gejala lain, pemilik bisa melakukan pengamatan sambil memperbaiki lingkungan dan cara pemberian makanan.

Tetapi jika kucing benar-benar berhenti makan atau muncul gejala lain, jangan terlalu lama mencoba berbagai makanan di rumah.

Kucing yang tidak makan sedang memberi kita informasi. Tugas pemilik adalah mencari tahu apa yang sedang diberitahukannya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah kucing susah makan karena bosan dengan makanan?

Bisa. Sebagian kucing memang memiliki preferensi yang sangat kuat terhadap rasa dan tekstur makanan. Namun, penolakan makanan juga dapat disebabkan masalah kesehatan sehingga perubahan mendadak sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai kebosanan.

Apakah kucing yang masih minum berarti aman walaupun tidak makan?

Belum tentu. Minum merupakan hal positif, tetapi tidak menghilangkan kemungkinan adanya masalah kesehatan. Yang perlu diperhatikan adalah jumlah makanan yang masuk dan kondisi kucing secara keseluruhan.

Apakah kucing boleh tidak makan sehari?

Jangan sengaja membiarkan kucing berpuasa untuk melihat apakah nanti mau makan. Kehilangan nafsu makan yang menetap dapat menjadi masalah serius pada kucing. Jika kucing benar-benar berhenti makan, konsultasikan dengan dokter hewan sesegera mungkin.

Kenapa kucing gemuk yang tidak makan justru berbahaya?

Kucing yang tidak makan dapat memobilisasi lemak tubuh dalam jumlah besar. Pada sebagian kucing, terutama yang kelebihan berat badan, hal tersebut dapat berhubungan dengan hepatic lipidosis atau fatty liver.

Kesimpulan

Kucing susah makan bukan diagnosis. Itu adalah sebuah tanda bahwa ada sesuatu yang berubah.

Penyebabnya bisa sesederhana makanan yang tidak disukai atau lingkungan yang membuat stres. Namun, bisa juga berkaitan dengan sakit gigi, gangguan pencernaan, penyakit sistemik, atau masalah kesehatan lainnya.

Karena itu, jangan hanya fokus mencari makanan yang paling disukai kucing.

Perhatikan kapan mulai tidak makan, berapa banyak yang masih dimakan, bagaimana perilakunya ketika melihat makanan, apakah berat badannya berubah, dan apakah ada gejala lain.

Semakin jelas informasi tersebut, semakin mudah dokter hewan menentukan langkah berikutnya.

Catatan: Artikel ini ditujukan sebagai informasi umum dan bukan pengganti pemeriksaan dokter hewan. Jika kucing benar-benar berhenti makan atau kondisinya memburuk, pemeriksaan langsung adalah pilihan yang paling aman.

Referensi

  • Cornell Feline Health Center — Anorexia
  • Cornell Feline Health Center — Feeding Your Cat
  • Cornell Feline Health Center — Hepatic Lipidosis
  • VCA Animal Hospitals — Anorexia in Cats
  • VCA Animal Hospitals — My Cat Won’t Eat: Feeding Picky Eaters
Gravatar Image
Lulusan S1 informatika, bekerja sebagai fulltime blogger, content writter, dan sekarang sedang membangun channel YouTube... Berpengalaman bekerja dari sma, dan sekarang memilih menjalani usaha kecil kecilan.. Senang mendengar, membaca, menulis, dan memasak...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.